Sabtu, Juli 20, 2024

Aktivias HAM Desak Pangdam Kasuari Tindak Tegas Sertu Alosius Yang Tembak Adik Iparnya Sendiri hingga Tewas

MANOKWARI, Kasuarinews.id -Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua, Yan Ch. Warinussy, SH mendesak Panglima Kodam XVIII/Kasuari segera menindak dengan tegas oknum pengawal pribadinya bernama Sertu Alosius Fesiliano Tulung Johanda yang telah melakukan penembakan dan berakibat tewasnya korban Rafael Ifan Balaweling dan melukai korban lain Bayu pada acara resepsi pernikahan oknum pelaku tersebut di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Sabtu (4/6) lalu.

“Sesuai prosedur dan mekanisme penegakan hukum yang berlaku, saya kira petugas penyelidik dari Satuan Polisi Militer (POM) Kodam XVIII/Kasuari dapat menyelidiki hingga menyita senjata api Laras pendek jenis G2 Combat kaliber 9 x 19 mm dengan nomor senjata BG EA 011405 dari oknum pelaku tersebut. Kemudian melakukan penangkapan dan penahanan terhadap yang bersangkutan hingga di proses secara hukum hingga dihadapkan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan Mahkamah Militer di Manokwari, Papua Barat,” terang Warinussy dalam pres rilisnya, Senin (6/6/2022).

Kata Warinussy, perbuatan yang bersangkutan cenderung menampakkan arogansi oknum aparat militer serta cendrung merupakan perbuatan penyalahgunaan senjata api. Sebab sesungguhnya peristiwa dan atau situasi yang dihadapinya masih dapat dikuasai dan ditangani tanpa perlu menggunakan kekerasan, apalagi dengan melakukan dan atau melepaskan tembakan senjata api di tengah-tengah kerumunan massa pada acara resepsi pernikahan nya tersebut. “Saya meminta Pangdam XVIII/Kasuari mesti menindak oknum Sertu Fesiliano tersebut hingga dapat diberhentikan secara tidak hormat dari institusi militer di Tanah Papua,” tandas Warinussy.

Seperti diketahui, kejadian itu terjadi pada saat acara pesta pernikahan di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Sabtu (4/6/2022) tengah malam. Sertu Aloisius Fesiliano Tulung Johanda adalah mempelai laki-laki yang merupakan pengawal pribadi (walpri) Pangdam Kasuari diduga menembak adik iparnya hingga tewas. Kronologi kejadian berawal saat pernikahan terduga pelaku penembakan Sertu Aloisius Fesiliano Tulung Johanda dengan Agnestasia Saputri Balaweling, anak dari seorang perwira polisi. Acara pesta berlangsung di kediaman orang tua mempelai perempuan, Iptu Felix Balaweling. Saat itulah terjadi keributan berujung penembakan yang menewaskan satu orang dan seorang lagi terluka. Kasus ini sudah dalam penyelidikan Kodam Kasuari. (KN2)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

six − one =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir