Senin, Juni 17, 2024

APBD Terbatas, DPRD Tambrauw Minta Pimpinan OPD dan Kepala Kampung Harus Lebih Inovatif

SORONG, Kasuarinews.id – DPRD Kabupaten Tambrauw memiliki perhatian yang serius terhadap Anggaran APBD dan APBDes Kabupaten Tambrauw yang terbatas. Padahal satu sisi berbagai agenda pembangunan sangat mendesak untuk terus berjalan.

Anggota DPRD Tambrauw Yan Yoseph Sundoy saat berbincang dengan Kasuarinews.id pada Selasa (7/6/2022) mengatakan karena APBD yang terbatas itu, harus ada upaya inovatif dan menggandeng pihak ketiga atau swasta dalam membangun Tambrauw yang memiliki wilayah geografis yang sangat luas. Kata dia, Kepala OPD dan Kepala Kampung harus berkolaborasi dan pandai mengelola anggaran yang terbatas. Beberapa agenda prioritas hanya mengandalkan APBD. Tapi banyak agenda lain yang tidak kalah penting dan harus tetap berjalan. “Pimpinan OPD dan Kepala Kampung harus lebih inovatif dalam mencari anggaran di luar APBD. Bisa kerjasama dengan perusahaan swasta di wilayahnya untuk bisa membangun melalui CSR,” kata Yan Sundoy.

Hal yang sama disampaikan anggota DPRD lainnya, Hugo C. Asrouw. Menurut dia, karena wilayah geografis yang luas dan anggaran yang terbatas, pimpinan OPD di Tambrauw dituntut untuk dapat membantu kepada daerah dengan inovasi dan kreativitasnya. “Artinya begini. Seorang pimpinan  OPD harus mampu berinovasi dan lakukan terobosan. Jangan cuma harap dari APBD. Tetapi harus mampu melakukan lobi-lobi ke pusat atau dengan pihak lain untuk keperluan pembangunan di daerah tentu dengan tetap mengikuti mekanisme dan aturan hukum yang berlaku atau tanpa harus menabrak aturan main,” ungkapnya.

Bahkan secara tegas Hugo mengatkan, sebagai anggota dewan, dirinya menemukan hanya 1 dan 2 pimpinan OPD di Tambrauw yang bermental petarung yang mampu melakukan terobosan dan inovasi. “Jangan semua hal lari ke bupati. Sedikit-sedikit bupati atau Sekda. Pimpinan OPD itu diangkat oleh Bupati dan membantu bupati dan sekda untuk bisa berpikir bagaimana melakukan inovasi dan terobosan membangun negeri ini. Jangan ketika anggaran di OPD diberikan kecil lalu mengeluh dan menyalahkan bupati. Itu keliru. Harus mampu buat terobosan,” tegasnya.

Hugo menekankan ada beberapa agenda menjadi prioritas pembangunan di Tambrauw. Diantaranya pembangunan infrastuktur, pengentasan stunting, peningkatan layanan kesehatan,  pendidikan, perumahan dan sebagainya, selain peningkatan SDM yang harus jadi perhatian utama. “Peningkatan SDM penting agar warga Tambrauw bisa bersaing dan ikut berperan aktif dalam perkembangan zaman dan tambahan pengetahuan pada dunia kerja,” ujarnya.

Untuk itu, Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tambrauw tahun 2023 menjadi langkah penting dan strategis. RKPD merupakan dasar pelaksanaan kegiatan perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan. “Pembangunan Tambrauw yang mengalami perencanaan baik dan benar diharapkan mampu untuk mengolah potensi dan keunggulan daerah guna untuk kemandirian ekonomi daerah,” tambahnya. (Omar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

three × one =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir