Sabtu, April 20, 2024

BKD Mansel Siapkan Pemberkasan bagi CPNS Formasi 2018

RANSIKI, Kasuarinews.id– Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Manokwari Selatan Drs.Adiri J.A. Mandowen kepada awak media di ruang kerjanya mengatakan pihaknya menyiapkan pemberkasan bagi CPNS formasi 2018 di Kabupaten Manokwari Selatan yang batas akhir pemberkasan tersebut pada Rabu tanggal 7 September 2022.

“Untuk dapat beralih dari status CPNS ke PNS, sejumlah syarat harus dipenuhi dalam pemberkasan. Hari ini kami mempersiapkan seluruh rencana dan besok seluruh pemberkasan sudah harus diterima  BKD karena jumlahnya cukup banyak yaitu sekitar 800 orang dan cukup banyak sehingga perlu disiapkan agar lebih teratur,” ungkap Mandowen, Selasa (6/9/2022).

Setelah pemberkasan kata dia,  selanjutnya diproses sampai CPNS itu menerima SK sebagai PNS. “Kita pastikan penerbitan SK tahun ini juga untuk memenuhi  kebutuhan pengisian orang dalam jabatan di sejumlah OPD dan jabatan itu harus diisi oleh orang yang berstatus sebagai PNS apalagi kita Mansel mengalami keterbatasan dalam hal sumber daya aparatur. Jadi CPNS itu telah melewati calon pegawai tinggal tunggu ditetapkan sebagai PNS saja,” ungkap Mandowen.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan melihat kebutuhkan setiap OPD sesuai kualifikasi pendidikan para CPNS sehingga dapat menjawab kebutuhan  yang ada pada setiap OPD sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas pemerintahan di Kabupaten Manokwari Selatan.

Di sisi lain, Mandowen juga memastikan bahwa tenaga honorer Mansel sudah masuk dalam databese kepegawian karena telah diverifikasi. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah dalam 1 tahun berjalan, terjadi perbahan dalam data. “Kepegawaian hanya sebagai pelaksana fungsi staf saja untuk menindaklanjuti apa yang jadi arahan bupati sebagai pembina kepegawaian berkenan dengan penertiban databese honorer dan hal itu menjadi dasar bagi verifikasi databese.

“Verifikasi itu dilakukan untuk mematikan kevalidan data-data dimaksud dimana setiap pimpinan OPD hadir dengan Kasubag Kepegawaiannya karena mereka selaku penggungjawab terhadap pegawai honorer  di lingkungan kerja masing-masing. Artinya, pimpinan OPD paling tahu mana honorer yang rajin bekerja dan  mana yang tidak,” tandas Mandowen. (KN2)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

8 − one =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir