Jumat, April 19, 2024

Bupati Hermus: Jangan Jadikan Organisasi Suku dan Agama sebagai Komoditas Politik

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, SH, MH meminta agar organisasi keagamaan dan kesukuan di Manokwari tidak dijadikan sebagai komoditas politik. “Kita harus dapat memastikan bahwa baik suku maupun agama jangan sekali-kali dijadikan sebagai komoditas politik,” tandas Bupati Hermus saat menyampaikan sambutan pada Musdat II Masyarakat Tanimbar di Manokwari, Sabtu (23/7/2022).

Kata Bupati, hal itu disebabkan karena bangsa Indonesia dididami oleh masyarakat yang sangat mejemuk baik dari segi suku, agama dan ras. “Siapapun warga negara Indonesia tidak pernah akan bisa mengingkari  bahwa masyarakat kita adalah masyarakat yang majemuk. Itu takdir kita sehingga kenyataan itu harus disadari dan diterima karena itu adalah identitas bangsa kita yaitu kemajemukan,” ujar Bupati Hermus.

Karena itu, kata bupati, siapapun warga negara Indonesia khususnya warga masyarakat Manokwari harus belajar menerima perbedaan itu sebagai suatu kekayan besar bangsa. “Perbedaan suku dan agama, jangan sekali-kali dibenturkan tetapi harus dikelola dengan baik dan benar sehingga menjadi kekuatan besar untuk membangun peradaban masyarakat dan bangsa. Kemajemukan harus dijaga sebagai kekayaan. Segala sesuatu yang diciptakan Tuhan itu sangat kompleks dan  tidak bisa dipahami dengan akal budi manusia,” ujar Bupati sambil berharap seluruh warga masyarakat Manokwari dapat terus menenun dan merawat serta menjaga kemajemukan itu sebagai kekuatan besar untuk membangun peradaban bangsa. (KN3)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

twenty − two =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir