Sabtu, Mei 18, 2024

Bupati Mansel Markus Waran Beri Warning bagi ASN agar Tidak Terlibat Politik Praktis

RANSIKI, Kasuarinews.id – Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran, ST, M.Si memberi warning  keras kepada para pejabat eselon II dan III, termasuk seluruh ASN di Kabupaten Manokwari Selatan agar fokus melaksanakan tugas yang dipercayakan kepadanya dan tidak terlibat dalam politik praktis.

Menurut Bupati Waran, bila ada pejabat kepala dinas, pun pejabat  eselon III serta ASN yang mau terlibat dan ikut bermain politik praktis harus membuat surat pengunduran diri kepada bupati selaku PPK. “Jika mau main politik praktis, pejabat kepala dinas, atau pejebat eselon III atau ASN harus buat pengunduran diri sebagai ASN sehingga bebas bermain politik. Tujuannya,  agar tidak menghambat pelaksanaan visi-misi bupati yang telah dipercayakan kepadanya selaku pejabat kepala dinas atau kepala bidang untuk membantu bupati,” ujar Waran beberapa waktu lalu.

Kata Buapti Waran, selaku bupati, dirinya telah mempercayakan seseorang dalam jabatan tertentu sebagai kepala dinas, kepala badan, kepala bidang untuk membantu bupati dan wakil bupati menjalakan visi-misinya selama periode kepemimpinannya. “Dan jika pejabat yang dipercayakan ikut main politik praktis maka akan menghambat pejabat yang bersangkutan untuk melaksanakan visi-misi bupati yang dituangkan lewat program kerja untuk membangun masyarakat. Maka saya saranakan agar tidak jadi hambatan, harus undur diri,” tegas bupati.

Lanjut bupati Waran, dalam waktru dekat akan dilakukan pergantian pejabat esalon II dan III di lingkungan Pemda Mansel. “Saya sudah tidak kompromi dengan pejabat yang berpolitik praktis. Artinya, saya mau didik pejabat yang bersangkutan agar patuh dan taat pada aturan yang berlaku. Aturan kan sudah jelas: ASN dilarang berpolitik praktis. Jadi jangan buat gerakan tambahan dengan terlibat dalam politik praktis. Kalo mau ikut Pilkada misalnya harus undur diri dan fokus pada politik sehingga tidak ganggu pelaksanaan tugas sebagai seorang ASN,” ungkap Bupati.

Kata bupati, pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah ASN yang ikut bermain politik. “Kita sudah identifikasi sejumlah ASN dan kepada mereka akan diberikan surat teguran. Jika teguran pertama belum mempan, akan dilanjutkan teguran kedua dan seterusnya sesuai regulasi yang berlaku,” tandas Bupati. (KN2)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

four × one =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir