Minggu, April 21, 2024

Dinas Pertanian Tambrauw Bagi-bagi Bibit Pangan dan Sayuran

FEF, Kasuarinews.id – Dinas Pertanian  Kabupaten Tambrauw mendorong warga masyarakat memenuhi kebutuhan pangan harian dengan memanfaatkan pekarangan rumah (Family farming). Sejak tahun lalu baik kelompok tani maupun warga masyarakat mendapatkan bantuan benih tanaman pangan dan sayuran untuk ditanam di halaman rumahnya pun di kebun.
Yang terbaru pada Selasa (14/6/2022) Kepala Dinas Pertanian Tambrauw Thomas Kofiaga secara simbolis menyerahkan bibit sayuran dan tanaman pangan kepada warga masyarakat dan petani di Fef, Ibukota Tambrauw.

Thomas Kofiaga mengatakan lewat program family farming pihaknya telah membagikan bantuan berupa benih padi, jagung, dan sayuran, rica, tomat, bawang, kacang tanah, bibit pohon durian dan rambutan dan lainnya  kepada warga masyarakat maupun kelompok tani.

“Bantuan bibit sayuran dan tanaman pangan itu siap tanam, karena di bibitnya sudah kami campur dengan pupuk. Mereka kami minta menanam di area kebun termasuk pekarangan rumahnya, harapannya bisa untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarganya,” kata Thomas.

“Selain benih, kami juga berikan polibag dan media tanam. Kami juga latih mereka secara berkala tentang bertanam di pekarangan rumah,” kata Thomas.

Bantuan ini, lanjut Thomas Kofiaga, diprioritaskan untuk para petani dari keluarga pra sejahtera. “Harapannya, lewat aktivitas ini bisa membantu kecukupan makanan pokok warga pra sejahtera. Mereka juga kami ajarkan cara bertanam di lahan terbatas, kalau butuh bibit tanaman lain kami siap bantu,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut dia, Dinas Pertanian Tambrauw juga akan membuat program pembudidayaan tanaman hias dengan melibatkan warga pra sejahtera. Mereka akan dibantu bibit tanaman hias untuk dikembangkan.

“Tanaman hias ini ada manfaat ekonomisnya. Kami harapkan bibit ini sebagai cikal bakal usaha mereka, sehingga bisa menambah pendapatannya,” ujar Thomas.

Menurut dia, pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi ujian kekuatan ekonomi, namun juga masalah pangan. Maka, Pemkab Tambrauw mendorong peran keluarga dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Lewat family farming, setiap keluarga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Selain itu, kualitas penanamannya juga terjaga. Para petani, ibu rumah tangga dan kelompoak tani kami harap dapat mengikuti langkah semacam ini,” kata dia.

“Banyak keuntungan ekonomis yang didapat keluarga. Minimal kebutuhan dapur bisa dipenuhi sendiri, sehingga pengeluaran keluarga bisa lebih hemat,” ujar Thomas.

Lanjut Thomas, pemberian bantuan bibit sayuran dan tanaman pangan tersebut, merupakan program dari Dinas Pertanian Kabupaten Tambrauw, dimana setiap masyarakat atau instansi yang ingin mendapatkan bantuan bibit dapat mengajukan permohonan ke Dinas Pertanian Tambrauw. Dan penyerahan bibit ini tentunya merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyakarat terutama para petani. (KN2)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

12 + twelve =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir