Sabtu, April 20, 2024

Dinkes Papua Barat Gelar Monitoring Evaluasi Pemeriksaan TCM dan Sistem Transportasi Specimen

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat pada Selasa (18/10/2022) menggelar kegiatan  monitong dan evaluasi pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) dan sistem transport specimen TBC. Kegiatan yang  dibuka secara resmi oleh Kadis Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan di salah satu hotel di Manokwari ini dihadiri  perwakilan Dinkes kabupaten/kota se-Papua Barat.

Dalam sambutannya, Kadis Kesehatan Papua Barat mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia tepatnya kedua setelah India. Ini jelas merupakan suatu kemunduran dari tahun 2018-2019. Dan berdasarkan Global TB Report Tahun 2019, diketahui insiden TBC sebanyak 845.000 kasus serta mortalitas TBC 34/100.000 penduduk/tahun. Dengan munculnya,  tantangan baru bagi pengendalian TBC yaitu pandemi Covid-19 dimana penyakit TBC merupakan salah satu komorbid yang berpengaruh memperburuk pandemi dan merupakan salah satu faktor komorbid yang harus di screening sehingga berpotensi memperlambat proses pemberian vaksinasi Covid-19.

Menurut Otto, di Papua Barat sendiri masih sangat jauh dari target nasional 97% karena Papua Barat masih bermain di kisaran 31, 32% dan 33%.

Dan salah satu komponen utama dalam mendukung capaian program nasional TB adalah sarana pemeriksaan laboratorium umum berdasarkan SE Dirjen  P2P No 936 Tahun 2021 tentang perubahan alur dan pengobatan Tuberkolosis TCM dijadikan sebagai alat diagnosa utama dimana Papua Barat masih sangat kekurangan fasilitas apalagi alat TCM.

Untuk itu, Otto meminta seluruh jajaran Dinkes Kabupaten/kota se-Papua Barat dan tenaga medis agar dapat bersinergi untuk mengejar pencapaian target nasional dengan bekerja secara maskimal. (KN4)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

4 × three =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir