Minggu, April 21, 2024

Eks Pimpinan Cabang Bank Papua Tersangka Korupsi Dana KPR Rp 12 M Ditahan

TEMINABUAN, Kasuarinews.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat menetapkan mantan kepala cabang Bank Papua di Teminabuan berinisial SA sebagai tersangka korupsi penyalahgunaan dana kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP). Akibat perbuatan SA negara mengalami kerugian sebesar Rp 12 miliar.
“Setelah SA memenuhi panggilan dan diperiksa selama 5 jam, kami langsung menetapkannya tersangka,” ungkap Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat Abun Hasbulloh Syabas, Selasa (8/11/2022) seperti dilansir dari detik.com.

Hasbulloh mengatakan SA sebelumnya mangkir dalam pemeriksaan dengan alasan sakit. Dia baru memenuhi panggilan penyidik pada Senin (7/11). “SA baru sekarang ditetapkan menjadi tersangka karena sempat sakit dan tidak dapat hadir saat akan diperiksa,” ujarnya.

Hasbulloh mengungkapkan selain SA ada 2 tersangka lainnya yakni MRS dan JT sebagai pihak ketiga. Dimana 2 tersangka tersebut sudah dalam tahap melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan. “Jadi SA ini bersama-sama dengan JT dan MRS yang mengakibatkan kerugian uang negara dalam hal ini PT Bank Pembangunan Dawrah Papua Kantor Cabang Teminabuan sebesar Rp 12 miliar,” ucapnya.

Hasbulloh menuturkan kasus tersebut terjadi pada kepemimpinan SA di Bank Papua Cabang Teminabuan periode 29 April 2016-10 Februari 2017. Saat itu tersangka dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana KPR FLPP fiktif.

“Lalu berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-07/ R.2/Fd.1/11/2022 Tanggal 07 November 2022, kami melakukan penyelidikan dan penyidikan, hingga akhirnya 3 orang dijadikan tersangka atas kerugian negara Rp 12 miliar,” tutupnya. (hsr/asm/KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

six − five =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir