Sabtu, Mei 18, 2024

Ini Kritik Pedas Anggota DPRD Tambrauw terhadap Sejumlah Pimpinan OPD Yang Dinilai Tak Mampu dan Ego

SORONG, Kasuarinews.id – Anggota DPRD Tambrauw, Hugo Chaves Asrouw  mengkritik keras sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Tambrauw yang menurutnya tidak mampu dalam bekerja dan terlalu bersikap ego. ”Kita harus jujur mengatakan bahwa ada beberapa pimpinan OPD di Kabupaten Tambrauw yang tidak mampu berbuat apa-apa, bahkan sangat ego. Artinya, banyak pimpian OPD di Tambrauw minim terobosan, minim inovasi dan minim kreativitas,” ujar Hugo saat berbicang beberapa waktu lalu di Km.8 Sorong.

Menurut Hugo, kabupaten Tambrauw yang kini berusia 13 tahun memiliki geografis sangat luas dengan  aneka persoalan yang harus secara bertahap dituntaskan, namun di sisi lain APBD nya  juga kecil. ”Wilayah Tambrauw luas, APBD kecil, mau bangun apa?  Untuk bangun sarana prasarana saja tidak cukup jadi harus utang. Nah, di  sinilah letak persoalannya. Artinya, OPD-OPD teknis seperti PU, Bappeda dan OPD lainnya harus kreatif untuk mendatangkan uang ke Tambrauw, jangan hanya harap APBD yang kecil itu. Saya kira, pimpinan OPD tahu rumusnya itu, tidak perlu diajari lagi. Kalo pakai umpan cacing saat mancing pasti dapat  ikan oci, kalo pakai umpan udang dapat lebih besar, kalo pakai umpan ikan, pasti dapat ikan  besar. Ya Kira-kira begitu. Dalam konteks itu, saya nilai banyak pimpinan OPD di Tambrauw tidak mampu. Kita punya dinas-dinas harus kreatif, jangan hanya harap DIPA, DPA yang ada karena terlalu kecil. Jangan semua dibebankan ke bupati. Kalo bupati sudah lantik jadi Kadis, ya harus siap bergerak dan buat terobosan, jangan hanya taputar di Sorong, Sausapor, Fef dan Manokwari,” tandas politisi Perindo ini.

Di sisi lain, dalam kondisi wilayah demikian, Hugo meminta agar pejabat bupati  harus mampu dan jeli mengganti pimpinan OPD yang tidak mampu dan produktif serta mengangkat pimpinan OPD yang berjiwa petarung, kreatif dan inovatif untuk menjawab persoalan di lapangan serta mampu berkerjasama dengan pihak dewan. ”Kita di dewan siap bantu dan kawal segala kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Kita tidak mau hanya jadi lembaga stempel dan hanya dibutuhkan saat sidang,” tegas Hugo.

”Kita di  dewan akan membantu dengan tulus karena tujuannya untuk bangun daerah kita. Dewan harus dilibatkan karena suka tidak suka banyak orang di Kementerian juga adalah orang  politik. Program-program di OPD yang terkait dengan komisi-komisi bisa dibantu oleh dewan. Namun persoalan yang terjadi hari ini di Tambrauw adalah selain pimpinan OPD tidak mampu, banyak pimpinan OPD juga punya ego yang sangat tinggi karena  anggap DPRD Tambrauw itu anak-anak muda yang tidak punya jaringan, tidak tahu apa-apa, tidak bisa lakukan lobi dan diplomasi. Nah, semuanya itu kembali ke pimpinan Kabupaten Tambrauw saat ini, mau Tambrauw maju atau tidak. Itu saja,” ujar Hugo. (Omar)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

9 − 6 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir