Sabtu, April 20, 2024

Ini Penyebab Kecelakaan Maut Yang Renggut Nyawa Belasan Orang di Tanjakan Minyambouw

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom saat menggelar konprensi pers pada Rabu (13/4/2022) d aula Mapolres Manokwari menyampaikan sejumlah hal yang mengakibatkan terjadinya  kecelakaan maut yang merenggut nyawa belasan warga di tanjakan Minyambouw. Saat konprensi pers, Kapolres didampingi  Kabag Ops Kompol Junaidy Weken,S.I.K dan Kasat Lantas IPTU Subhan Sirajudin Ohoimas.

Menurut Kapolres, setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal, maka Polres Manokwari mengungkap penyebab kejadian kecelakaan tunggal yang merenggut belasan nyawa di KM 10 tanjakan panjang Kampung Duadbey, Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Rabu (13/4/2022).

Kata Kapolres, kronologis kejadian bermula saat Dump truk Mitshubishi berwarna kuning dengan nomor polisi PB 8374 MC datang dari arah Minyambou tujuan Warmare. Mobil tersebut membawa muatan yakni 34 orang ( 32 dewasa, 1 Balita), kayu besi campur 103 batang, 1 rangkaian plat besi cor Ukuran 16 mm, 1 Unit Sepeda motor Yamaha Jupiter warna Biru tanpa TNKB, 1 Unit Chain Saw ( sensor kayu) dan barang-barang milik korban.

“Saat tiba di jalan turunan kilo 10 setelah melewati kampung Duadbey karena pengemudi kurang berhati-hati saat mengemudikan mobilnya sehingga saat jalan menurun (dengan membawa muatan ) mobil tidak mampu menahan beban (over load) ditambah kondisi ban kiri belakang tidak laik jalan (gundul) sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan kemudinya dan mobil langsung meluncur menabrak bagian kiri gunung dan mengakibatkan penumpang yang berada di bak belakang terpental. Seluruh penumpang mengalami luka- luka dimana 13 (tiga Belas) orang meninggal dunia  di TKP, 3 (tiga) orang Meninggal Dunia di RS Pratama Warmare setelah mendapat perawatan Medis 10 orang mengalami Luka Berat dan 3 orang luka ringan dan kerusakan material dari kendaraan yang terlibat kecelakaan,” tutur Kapolres.

Menurut Kapolres, jumlah korban meningal dunia sebanyak 18 orang terdiri dari laki-laki  16 Orang dan perempuan 2 Orang diantaranya 1 dewasa, 1 balita, sedangkan luka berat 10 orang laki-laki 9 orang dan perempuan 1 orang, kemudian luka ringan 6 Orang.

Korban yang masih selamat mendapatkan perawatan oleh tim medis di Rumah Sakit Angkatan laut 5 orang, RS Pratama Warmare 5 orang namun tinggal 3 karena 2 orang sudah dipulangkan), RSUD Provinsi Papua Barat 2 orang dan rawat jalan 4 orang.

“Jadi untuk kesimpulan sementara kondisi ban kiri belakang tidak laik jalan (gundul) sehingga mempengaruhi proses pengereman mobil, beban melebihi batas yang di tentukan atau over load, mobil yang terlibat kecelakaan bukan peruntukannya untuk memuat penumpang karena Mobil tersebut merupakan kendaraan untuk mengangkut Barang dan pengemudi tidak cakap saat melintasi jalan turunan menikung tajam sehingga lepas kendali (out Of Control),” tandas Kapolres.

Berikut 18 Nama-Nama Korban Meninggal Dunia :

  1. Servasius Lelok (40th)
  2. Andriruna N. (24th)
  3. Andrianus Kin
  4. Hengky Boymau (32th)
  5. Santus
  6. Alexander Mauk (43th)
  7. Gregorius Kefi (43th)
  8. Stevanus Malik (39th)
  9. Lau Seroas (35th)
  10. Edmon Aliando
  11. Bernadus Nahak (25th)
  12. Linda (20th)
  13. Paulus
  14. Istin Nahak (3th)
  15. Vincencius Nahak (40th)
  16. Yohanes Tomahuk (25th)
  17. Longginus (30th)
  18. Eduardus Berek (27th). (KN3)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

sixteen + seven =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir