Jumat, April 19, 2024

Jelang HUT RI ke-77, Bupati Markus Waran Tinjau Sejumlah Program Strategis di Mansel

RANSIKI, Kasuarinews.id – Menjelang perayaan HUT Proklamasi RI ke-77, Bupati Kabupaten Manokwari Selatan, Markus Waran, ST, M.Si didampingi wakil bupati Wempy Rengkung dan beberapa pimpinan  OPD meninjau  sejumlah program stretegis yang sedang berlangsung di Kabupaten Manokwari Selatan Sabtu (13/8/2022). ”Dalam rangka menyambut HUT RI, kita turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan terhadap sejumlah program strategis untuk memastikan bahwa program yang sedang dikerjakan berjalan sesuai dengan tahapan dan jadwal yang ditentukan,” ujar bupati Markus Waran kepada awak media. Proyek pertama yang ditinjau bupati adalah pembangunan jalan di sekitar by pass, dilanjutkan dengan peninjauan bandara Abresso. Selanjutnya bupati dan rombongan juga melihat dari dekat pelaksanaan pembangunan kantor bupati Mansel.

Kepada awak media saat meninjau bandara Abresso, orang nomor 1 di Mansel ini mengatakan pembangunan yang dilakukan di  Mansel merupakan suatu proses panjang dan sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dan ada sejumlah program strategis yang dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Manokwari Selatan

Kata Bupati, Manokwari Selatan sangat strategis karena merupakan daerah transit yang terletak di segitiga emas antara Kabupaten Bintuni, Teluk Wondama dan Pegunungan Arfak. Karena itu, ada sejumlah program strategis jangka menengah dan jangka panjang dikerjakan untuk mendukung Manokwari Selatan sebagai kabupaten segitiga emas. ”Program strategis itu adalah infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, pelabuhan udara tetapi juga pembangunan perkantoran terutama kantor bupati dan DPRD serta pembangun sektor pariwisata. Kita bangun kantor bupati dan DPRD agar ASN dan politisi yang berkerja di sana dapat nyaman sehingga bisa  melahirkan ide dan gagasan cemerlang untuk   membangun Mansel ke depan. Program-program  strategis itu dilaksanakan sehingga jika telah rampung akan menjadi pemicu peningkatan PAD yang berdampak pada perputaran ekonomi di kabupaten Manokwari Selatan,” ujar Waran.

Dia kemudian mencontohkan pembangunan bandara Abresso yang sudah dimulai dengan menggunakan APBD meski APBD Manel sangat terbatas. ”Meski APBD kita terbatas tetapi kita harus memulai dari keterbatasan itu. Saat ini kita sudah mulai periode kedua pembangunan bandara Abresso yang dimulai dengan pembangunan LPB ( landasan bawah). Sekarang mau dikerjakan 2000 meter dan telah dilakukan pelelangan dengan anggaran sekitar 41 milyar. Selain itu,  DPI kita aspal sepanjang 1600 meter ditambah perlengkapan taxi way dan saluran drainase tahun ini. Mudah-mudahan 1600 selesai dan saat pelaksanaan sail Teluk Cendrawasih sudah dapat difungsikan untuk melayani penerbangan ke kabupaten terdekat dengan pesawat jenis ATR yang bisa mendarat,” ujar Bupati Waran.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Mansel, Yus Srimaryoso mengatakan luas lahan yang digunakan untuk bandara Abresso sekitar 3400 ha. ”Untuk pekerjaan pengaspalan landasan pacu dalam proses pelelangan. Untuk runway lama sepanjang  3200 m dan runway baru 220 m yang sudah mendapat persetujuan dari Kementrian terkait. Untuk pengaspalan saat ini proses pelelangan dengan panjang  1600 meter dan lebar 30 meter dan jika proes pelelangan telah dituntaskan akan langsung dikerjakan,” ujar Yus. (KN2)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

2 + nine =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir