Senin, Juni 17, 2024

Kemendagri Mulai Siapkan Pj Kepala Daerah Yang Masa Jabatannya Berakhir Tahun 2022 Termasuk di Papua Barat

JAKARTA, Kasuarinews.id РSebanyak 101 kepala daerah akan mengakhiri masa jabatannya di tahun 2022 ini. Termasuk jabatan gubernur di tujuh provinsi, seperti Aceh, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Papua Barat. Nantinya, posisi mereka akan diisi oleh penjabat yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sampai penggantinya terpilih melalui Pilkada Serentak pada tahun 2024.

Saat ini, Kemendagri sedang mempersiapkan sosok penjabat (Pj) untuk ditugaskan di daerah yang kepala daerahnya memasuki akhir masa jabatan. ¬†‚Äú101 daerah atau wilayah yang¬†masa jabatan kepala daerahnya berakhir. Kemudian, di tujuh provinsi akan berakhir pada tahun 2022,‚ÄĚ kata Kepala Pusat Penerangan¬†Kemendagri, Benni Irwan.

‚Äú7 provinsi itu, Aceh, Bangka Belitung, Banten,¬†DKI Jakarta,¬†Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Papua Barat,‚ÄĚ imbuhnya, dikutip¬†Tribunnews.com, Rabu (6/5/2022). Selain itu, Benni menyebut, terdapat 76 kabupaten dan 18 kota di 26 provinsi yang bupati/wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota berakhir jabatannya di tahun 2022.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI meminta Penjabat (Pj)¬†kepala daerah¬†bekerja secara netral dan memegang komitmen untuk menyukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Pesta demokrasi 5 tahunan tersebut, dinilai Bawaslu punya kompleksitas dan irisan tahapan. “Selain itu, PJ¬†kepala daerah¬†sebaiknya dapat menjaga keamanan dan ketertiban.‚ÄĚ

‚ÄúHal ini dikarenakan, Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 akan memiliki kompleksitas dan irisan,” ucap Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja dalam keterangannya, Senin (4/4/2022). Bagja mengatakan, kekosongan kepala daerah sebagaimana ketentuan Pasal 201 ayat (9) UU Nomor 10 Tahun 2016 agar dapat disesuaikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Seperti, ketersediaan anggaran Pilkada pada September sampai Oktober 2023.

Penunjukan Penjabat Kepala Daerah Diatur Undang-Undang, Dipilih oleh Presiden

Dikutip dari Dpr.go.id, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang, menjelaskan setiap Penjabat (Pj) Gubernur yang akan mengisi kekosongan jabatan akan dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo berdasar pengajuan nama dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sementara itu, untuk PJ Bupati dan Wali Kota dipilih langsung oleh Kemendagri. Hal ini sudah sesuai undang-undang yang berlaku.

‚ÄúSesuai amanat Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016, Pj Gubernur akan diajukan¬†Kemendagri¬†lalu dipilih langsung oleh Presiden.” “Sementara untuk Pj Bupati dan Wali Kota diajukan oleh Gubernur dan dipilih oleh Kemendagri,” kata Junimart, beberapa waktu lalu.

Adapun sebagai informasi, sebanyak 101 kepala daerah akan berakhir masa jabatannya tahun 2022 dan 170 kepala daerah lagi berakhir masa jabatan 2023. Artinya, 271 daerah akan dipimpin kepala daerah bersifat sementara berupa pelaksana tugas (Plt) atau penjabat sementara (Pjs). Untuk itu, Junimart meminta partai politik mengurungkan niat untuk mengusulkan kadernya menjadi calon Pj Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota. Junimart meminta Kemendagri bertindak selektif dalam menjaring calon Pj Gubernur yang akan diusulkan kepada Presiden. (Suci BDS/Danang/KN4)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

3 × three =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir