Sabtu, April 20, 2024

Ketua DAP Doberai Ajak Sarjana Arfak Dapat Bersatu Bangun Manokwari

MANOKWARI, Kasuarinews.id –Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Doberai, Keliopas Meidodga yang juga Kepala Suku Besar Pedalaman Arfak di Manokwari mengajak semua intelektual Arfak, terutama para sarjana agar dapat bersatu untuk membangun tanah Arfak.

“Saya ajak seluruh sarjana Asli Arfak baik yang senior maupun yang baru lulus, baik yang bekerja di pemerintahan maupun sektor swasta termasuk para politisi Arfak yang ada di wilayah Doberai, di tanah Papua termasuk yang berada di luar Papua agar meninggalkan ego masing-masing dan bersatu membangun tanah Arfak,” ujarnya, Sabtu (11/6/2022) di Kantor DAP yang terletak di Jalan Pahlawan, Manokwari.

Menurut Keliopas, langkah itu dimulai dengan melakukan pendataan secara benar dan tepat mengenai SDM Arfak dengan kualifikasi sarjana yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk di luar negeri. “Sekarang sarjana asli Arfak itu sudah banyak namun sayangnya belum didata dengan baik dan benar. Kita ingin para sarjana yang merupakan aset bangsa terutama suku Arfak itu dapat bersatu untuk membangun daerah ini. Dengan pendataan yang baik, kita akan tahu berapa jumlahnya dengan kualifikasi ilmu yang dimiliki,” terang Keliopas.

“Saya baru saja berbincang dengan sejumlah mahasiswa asli Arfak yang kuliah  di Amerika Serikat. Mereka menemui saya di rumah. Terus terang sebagai orangtua saya bangga dengan mereka. Dari pembicaraan dengan anak-anak muda itu, mereka pandai, cerdas dan punya pengetahuan luas terutam punya gagasan untuk membangun daerah ini baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan sebagainya. Saya harap anak-anak mahasiswa itu diberi kesempatan dan ruang untuk bisa berdiskusi dengan senior  mereka seperti mantan gubernur Dominggus dan Sekda Papua Barat saat ini,” ujar Keliopas lebih lanjut.

Dia melihat bahwa, banyak sarjana asli Arfak saat ini meski punya keahlian yang mumpuni namun masih belum memiliki pekerjaan. “Untuk itu, rumah DAP ini selalu terbuka bagi siapa saja terutama anak-anak muda untuk datang dan berdiskusi bersama bagaimana membangun negeri, membangun adat dan masyarakat lokal. Saya yakin dan percaya mereka punya gagasan dan ide cemerlang ,” ungkapnya.

Dia juga meminta agar semua senior suku Arfak di Manokwari dapat merangkul suku lainnya baik Imeko, Biak, Serui, Mpur, Tambrauw, Sairei, Lapago, Mepago Animha dan suku lainnya di Manokwari sebagai suatu kekuatan besa  untuk membangun negeri.

“Jangan kerja pentingkan diri sendiri lupa adik-adik. Kelakukan serta pola-pola demikian tidak ada dalam adat budaya Arfak terutama tipe kepemimpinan tiga kepala suku besar Arfak Barends, Lodwik dan Irogi. Tiga kepala suku besar Arfak itu dulu meski serba terbatas tetapi sangat terbuka dan mampu merangkul semua suku di Manokwari dan mampu menerima perubahan yang saat ini dinikmati bersama,” tandas Keliopas.  (AN)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

four × 1 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir