Sabtu, Mei 18, 2024

KPU Papua Barat Lakukan Rasionalisasi Anggaran Pemilu 2024 Pasca Pemekaran PBD

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya kepada awak media di Kantor Kesbangpol Papua Barat Kamis (23/2/2023) mengatakan bahwa pleno anggaran  KPU pada dasarnya sudah sampai di titik persiapan, namun di tengah proses yang sedang berjalan, terjadi pemekaran  Provinsi Papua Barat Daya. Hal itu menyebabkan sehingga usulan anggaran harus dirasionalkan kembali.

Menurut Paskalis, selain itu KPU Papua Barat juga akan melakukan singkronisasi anggaran Pemilu 2024 berdasarkan hasil penyusunan terakhir saat Rakor Bupati /Walikota di Sorong bagi 13 kabupaten /kota. “Saat hasil penyusunan terakhir saat Rakort Buapti/walikota di Sorong beberpa waktu lalu, kebntuhan angaran mendapai Rp 558 Miliar untuk 13 kabupaten/kota dengan membiayai 28 item,” ujar Paskalis.

Kata Paskalis, hal itu sesuai dengan Permendagri untuk penyusunan anggaran hibah, karena tahapannya  saling bersinggungan bahkan harus dilakukan  singkronisasi agar tidak terjadi pengulangan belanja yang sama.

Dia mencontohkan, belanja Ad Hoc, internal KPU  dengan kabupaten sudah disepakati dan di koordinir oleh KPU Provinsi untuk belanja Ad Hoc sampai dengan asuransi dibebankan kepada anggaran APBD  Provinsi.

Selebihnya  27 tahapan yang lain nanti akan dikroscek secara bersamaan, yang dibiayai oleh kabupaten. “Dengan alasan bahwa dinamika tahapan itu walaupun secara normatif sama, tetapi keputusan beragam itu sesuai dengan karakter wilayah, potensi konflik dan lain-lain yang terjadi di kabupaten,” tegasnya.

 “Untuk usulan anggaran pilkada bagi kabupaten  tidak banyak berubah, karena mereka sudah finalisasi profesi dan nanti tinggal pembahasannya  dengan tim anggaran kabupaten,”  ujarnya.

Paskalis juga menambahkan bahwa, KPU dan Bawaslu memilki kewajiban untuk menyelesaikan komunikasi anggaran ini agar  satu tujuannya dan masuk dalam anggaran induk sehingga disiapkan untuk NPHD. Sehingga sesuai edaran Permendagri  Nomor 900 ini sudah bisa disiapkan di tahun 2023 ini 40 persen dan 60 persen di 2024 dari total anggaran yang disepakati,” tandas Paskalis. (KN4)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

19 + 14 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir