Sabtu, Mei 18, 2024

Kukuhkan Keliopas Meidodga sebagai Ketua DAP Doberi, Sorabut Ajak Masyarakat Bangun Peradaban Baru

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Ketua Umum Dewan Adat Papua (DAP), Dominikus Sorabut pada Selasa (31/5/2022) secara resmi  mengukuhkan Keliopas Meidodga sebagai Ketua DAP Wilayah III Doberai. Pengukuhan ini digelar di Kantor DAP Wilayah III yang terletak di jalan Pahlawan, Manokwari yang diawali dengan prosesi adat dan parade budaya, dilanjutkan dengan pembukaan kantor dan ruang kerja Ketua DAP Wil III Doberai.

Pada kesempatan ini, Sorabut meminta agar seluruh masyarakat adat Papua terutama yang ada di wilayah Doberai dapat membangun sebuah peradaban baru dengan terus menjaga adat istiadat. “Saya mengajak seluruh anak adat agar dapat membangun sebuah peradaban baru di wilayah Doberai sehingga dapat menjadi lilin kecil  yang memancarkan cahaya ke wilayah adat lainnya seperti Bomberai, Saireri, hingga ke seluruh wilayah adat lainnya di tanah Papua,” ungkapnya.

Dia juga meminta semua kepala suku membuat struktur adat di daerah masing-masing, agar tercipta konsolidasi dengan masyarakat adat di daerah.

“Masyarakat adat, kepala suku harus memagari wilayah sendiri, dimana ada struktur di daerah masing-masing, harus memiliki hukum adat yang tegas. Kepala suku harus mengkonsolidasi diri, agar semua suku adat bertahan dan tidak punah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DAP Wilayah III Doberai, Keliopas Meidodga mengatakan langkah awal yang akan dilakukan yaitu menata kelembagaan adat dan menyempurnakan stuktur DAP Wilayah III.

“Setelah saya dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Adat Papua wilayah III Doberrai, saya perlu menata kelembagaan ini dengan mengisi setiap pilar-pilar adat dalam kantor ini sehingga setiap ruang-ruang dalam kantor ini adat Papua dapat dan diisi sesuai dengan fungsinya masing-masing,”tuturnya .

Tak hanya struktur lembaga, dirinya juga menegaskan kepada masyarakat adat bahwa Lembaga adat bertugas untuk melindungi masyarakat baik Papua maupun non Papua yang mendiami tanah ini.

“Lembaga adat ini memiliki keabsahan yang jelas, dan bukan lembaga adat politik. Karena lembaga ini memiliki tugas untuk melindungi masyarakat adat Papua”, tandasnya. (AN)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

8 − 4 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir