Jumat, April 19, 2024

Minus Prestasi dalam Mengusut Dugaan Tipikor, Praktisi Hukum Desak Kapolri Copot Dit Reskrimsus Polda Papua Barat

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Direktur LP3BH Manokwari, Yan Ch. Warinussy, SH mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kapolda Papua Barat Irjen Pol.Drs.Monang Silitonga untuk segera mencopot Kombes Pol Romylus Tamtelahitu dari jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat.

Alasannya, kata Warinussy, karena selama 2 (dua) tahun terakhir ini, tak ada satupun perkara dugaan tindak korupsi yang ditangani dalam konteks penyelidikan naik status ke tahap penyidikan bahkan menjadi P-21 di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat.

“Beberapa kasus “beranggaran besar” diduga telah pernah diselidiki di era Kombes Tamtelahitu dilakukan penyelidikan. Tapi tak satupun lolos ke tahap yang lebih tinggi seperti penyidikan. Misalnya kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Pokja Biro Pengadaan Barang/Ada Provinsi Papua Barat terkait proses tender/pelelangan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Warmadi-Saukorem-Arfu (Gunung Biori, Kampung Sanfarmon, Distrik Amberbaken Barat, Kabupaten Tambrauw) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2020. Lalu kasus dugaan tindak pidana korupsi atas penetapan pemenang tender Pekerjaan Peningkatan Jalan Keyen-Boldon, batas Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2021,” ujar Warinussy dalam pres rilisnya, Selasa (16/8/222).

Kasus lainnya lanjut Warinussy adalah dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Rendani Tahap II dan Tahap III pada Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2017 dan Tahun Anggaran 2018. Kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Hibah Organisasi Komunitas Anak Wondama Abdi Lingkungan Provinsi Papua Barat yang bersumber dari APBD dan APBD-P 2018 serta APBD Tahun 2019 Provinsi Papua Barat. Serta kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana hibah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong Selatan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sorong Selatan kepada Yayasan Tipari.

“Kesemua kasus tersebut dan beberapa kasus lainnya yang belum kami rincian disini menjadi tunggakan kasus yang selama 2 (dua) tahun terakhir sejak 2020 belum dituntaskan oleh Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus di bawah pimpinan Kombes Pol Romylus Tamtelahitu. Sehingga sangat baik jika Kapolri melalui Kapolda Papua Barat segera melakukan penyegaran di tubuh salah satu institusi Penegak Hukum di Papua Barat ini,” tandas Warinussy. (KN4).

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

four × 5 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir