Senin, Juni 17, 2024

Paripurna DPR Papua Barat Terkait Pengusulan Pemberhentian Gubernur Ditunda

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPR PB) masa sidang I dengan agenda  pengumuman akhir masa jabatan Gubernur dan wakil Gubernur Papua Barat periode 2017-2022 yang berlangsung pada Selasa (12/4/2022) di Aston Niu Manokwari ditunda.

Rapat paripurna tersebut dibuka oleh Wakil Ketua II DPR  Papua Barat H. Saleh Siknun didampingi Wakil Ketua I Ranley H.L. Mansawan, Wakil Ketua III Jongky Fonataba dan Ketua DPR Orgenes Wonggor. Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan Forkopimda di Papua Barat.

Setelah pembukaan Wakil Fraksi PDI Perjuangan Abner Jitmau menyampaikan pendapat dengan mengatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2019, Laporan Pertanggungjawaban harus dijelaskan terlebih dahulu baru dapat dilanjutkan dengan pengusulan pemberhentian. “Intinya, jangan sampai kita menabrak aturan yang telah ditetapkan,” ujar Jitmau.

Pandangan yang sama juga disampaikan Ketua Fraksi Otsus George Dedaida serta Fraksi Nasdem lewat jubirnya Syamsudin Siknun serta Fraksi Demokrat yang meminta penundaan paripurna pengumuman akhir masa jabatan.

Sedangkan Fraksi lainnya seperti  Fraksi Golkar, Fraksi Kebangkitan Nurani dan Fraksi Gas mengatakan  tidak ada hubungan antara LKPj dan juga Pengumuman akhir masa jabatan.

“Paripurna pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat tidak ada korelasi dengan LKPJ tahun 2021. Itu persoalan administrais saja sehingga kami minta paripurna tetap dilanjutkan,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPR Papua Barat Max Hehanusa. Dan berdasarakan situasi tersebut,  paripurna pengumuman akhir masa jabatan diskorsing sampai waktu yang belum ditentukan. (KN4)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

3 − one =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir