Jumat, Juli 19, 2024

Sukseskan Pendataan Registrasi SE 2022, Pemda Manokwari Selatan dan BPS Gelar Rakor

RANSIKI, Kasuarinews.id – Untuk menyukseskan pelaksanaan pendataan awal registrasi Sosial Ekonomi (SE) Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan dan BPS menggelar rapat koordinasi pada Rabu (28/9/2021) di penginapan Srikandi, Ransiki. Rakor ini dihadiri wakil bupati Mansel, Wempy Rengkung, SE, M.Si serta perwakilan BPS.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Mansel Wempy Rengkung mengatakan, sesuai dengan penjelasan Bupati Markus Waran, Kabupaten Manokwari Selatan sudah sangat siap menjadi lokasi pelaksanaan registrasi Sosial Ekonomi (SE) tahun 2022. “Jadi registrasi SE yang digelar BPS dilakukan secara nasional di 3 titik yaitu Manokwari Selatan, Pariaman dan Padang. Registrasi SE ini merujak pada kemiskinan ekstrim yang dikeluarkan oleh  pemerintah pusat. Dan semua sistem kita padukan dan ada saatnya sistem ditetapkan oleh negara. Jika kita gunakan banyak data akan repot. Misalnya, karena data tidak sinkron dan berasal dari pelbagai sumber maka batuan-bantuan pemerintah kepada masyarakat bisa saja diterima dua kali orang orang yang sama, tetapi di sisi lain ada warga yang memang tidak menerima sekalipun. Hal seperti ini harus dihindari sehingga kita butuh 1 data induk saja dari BPS,” ujar Rengkung menambahkan Mansel sangat siap menggelar registrasi SE 2022.

Untuk itu, Wabup berharap agar seluruh warga masyarakat Mansel siap menerima para petugas BPS dengan memberikan penjelasan yang sederhana, jujur, tepat dan tidak mengada-ada. “Intinya, kalo ada petugas BPS, masyarakat  cerita apa adanya ,”kata Wabup Rengkung.

Terkait pembangunan kantor BSP di Mansel, Wempy Rengkung mengatakan perlu dilakukan koordiansi secara matang dan terencana. “Kita sudah lakukan koordinasi dengan BPS namun keberadaan kantor BPS di Mansel harus mengikuti perencanaan yang matang karena terkait dengan waktu, lahan dan anggaran

Sementara itu perwakilan BPS mengatakan rakor tersebut digelar bersama Pemda Mansel untuk berkolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan kegitan registrasi SE  yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. “Kita harapkan dengan adanya kolaborasi ini, Pemda Mansel memebri dukungan penuh misalnya dengan menyampaikan ke distrik, kampung bahkan ke tingkat RT sehingga seluruh masyarakat Mansel bisa terdaftar dalam kegiatan registrasi SE tersebut,” ujar perwakilan BPS.

Soal usulan agar  Mansel dapat  memiliki kantor BPS sendiri, perwakilan BPS juga mengatakan memang Kabupaten Mansel membutuhkan kehadiran BPS agar pelayanan statistik dalam perencanaan dan evaluasi terhadap pembangunan dapat  berjalan lancar. “Terima kasih karena Bupati Mansel Markus Waran telah menandatangani surat dukungan terkait pendiran kantor BPS di Mansel. Dan setelah surat Bupati Mansel sampai ke pusat, diharapkan dapat direalisasikan segera. Tujuannya agar program dan koordinasi antara pemerintah dan BPS dapat berjalan dengan lancar,” ungkap perwakilan BSP. (KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

5 + 12 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir