Senin, Juni 17, 2024

Pemekaran Calon Provinsi PBD Terkendala pada Anggaran Pemerintah Pusat

MANOKWARI, Kasuarinews.id –  Pj. Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw kepada awak media pada Jumat (20/5/2022) mengatakan bahwa pemekaran daerah otonomi baru di tanah Papua amat penting demi mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan serta pemerataan di tanah Papua. Karena pentingnya itu, kata dia, Presiden lewat Mendagri saat pelantikan meminta kepada dirinya selaku Pj Gubernur Papua Barat membantu mensosialisasikan daerah otonomi baru yang diamanatkan dalam pasal 76 Undang-Undang No 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.

“Memang ada sejumlah kelompok yang menolak kehadiran DOB di tanah Papua tetapi tidak perlu cemas karena dibutuhkan dialog dan diskusi bersama untuk cari soluasi yang baik,” ungkap Paulus.

Menurut Paulus, pemekaran DOB di tanah Papua sangat perlu karena kondisi geografis di Papua begitu berat sehingga menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Dan pemekaran itu akan memangkas rentang kendali pelayanan pemerintah mulai dari pusat hingga daerah terpencil.

“Memang ada yang tolak DOB tetapi saya sendiri dukung penuh. Harus diingat banyak provinsi lain di Indonesia amat menginginkan pemekaran DOB  yaitu provinsi tetapi pemerintah pusat support penuh pemekaran DOB di Papua dan Papua Barat. Untuk Papua, pemerintah dukung 3 provinsi baru tetapi di Papua  Barat harus lebih bersabar lagi karena anggaran pemerintah pusat sangat terbatas. Jadi kita di Papua Barat tunggu periode  berikut,” ujar Waterpauw menambahkan pemekaran daerah otonomi baru ini merupakan kebijakan negara yang wajib hukumnya dilanjutkan oleh gubernur di tingkat Provinsi. Untuk itu, dia meminta kepada para Bupati/ Wali Kota agar dapat terus mensosialisasikan kebijakan negara melalui pemerintah pusat kepada masyarakat luas. (KN3)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

14 + five =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir