RANSIKI, Kasuarinews.id – Organisasi Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Manokwari Selatan pada Sabtu (20/11/2021) menggelar Rapat Kerja I. Raker yang berlangsung di aula gedung KNPI Mansel ini mengusung tema, “Membangun Organisasi yang Mampu Menciptakan Etos Kerja yang Baik untuk Menggapi Kader yang Berkualitas demi Gereja dan Tanah Air.” Kegiatan yang diikuti kurang lebih 30 Pemuda Katolik Mansel serta utusan dari 2 stasi yaitu Ransiki dan Oransbari.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Mansel, Fransiskus Xaverius Iek mengatakan, Rakerda I tersebut bertujuan untuk membentuk kader Pemuda Katolik di Mansel yang barkarakter baik dalam berorganisasi. “Raker terebut juga akan menjadi sarana belajar untuk pengembangan diri sehingga menjadi pemuda katolik yang lebih baik dalam berorganisasi,” ungkapnya.
Menurut dia, Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor utama dan terpenting dalam kemajuan suatu daerah. Untuk itu, pembentukan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia seharusnya disiapkan sejak dini sehingga tersedianya manusia yang berkualitas dan memiliki mental yang baik ke depannya.
“SDM berkualitas tidak hanya didapat melalui pendidikan formal tetapi juga melalui kegiatan – kegiatan pengembangan manusia yang dilakukan di luar sekolah melalui organisasi-organisasi kepemudaan. Dan Pemuda Katolik merupakan salah satu organisasi yang peduli terhadap pengembangan SDM itu. Dengan demikian, kegiatan Raker Cabang I Pemuda Katolik di Manokwari Selatan dapat menjadi wadah untuk menyeiapkan SDM tersebut dan juga sebagai laboratorium kader yang menyiapkan sumberdaya manusia,” ungkap Fransiskus Iek menambahkan organisasi Pemuda Katolik merupakan organisasi kepemudaan berlebel Katolik dan kegiatan ini akan dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga organisasi, namun yang paling penting adalah pelaksanaan sehingga proses pengorganisasian dan pengkaderan dapat berjalan baik.
Selain itu, kata dia, pelaksanaan Rakercab ini juga bertujuan merumuskan program kerja. “Ada tiga jenis program kerja antara lain program kerja jangka pendek, program kerja jangka menengah, dan program kerja jangka panjang,” ujarnya. (Omar)