Sabtu, April 20, 2024

Pj. Bupati Tambrauw Launching Pengoperasian Bus Damri di Amberbaken Raya

FEF, Kasuarinews.id – Pemerintah Kabupaten Tambrauw terus berkomitmen membantu akses transportasi umum yang murah bagi warga masyarakat di seluruh wilayah Tambrauw. Hal ini ditandai dengan launching pengoperasian bus Damri untuk melayani masyarakat di wilayah Pantura terutama Ambebaken Raya pada Rabu (19/10/2022) yang dilakukan Pj. Bupati Tambrauw Engelbert Kocu didampingi Kadis Perhubungan Tambrauw Deky Rumbiak di kampung Mangganek, Distrik Mpur.

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita disaksikan perwakilan Perum Darmi Sorong Yosep Hariyanto. Hadir pada kesempatan ini sejumlah kepala distrik dan kepala kampung di wilayah Pantura serta jajaran Dishub Tambruw.

“Dengan nama Bapa, Anak dan Rok Kudus, saya meresmikan pengoperasian Bus Damri yang akan melayani masyarakat di wilayah Pantura, Tambrauw khususnya Amberbaken Raya. Semoga Tuhan selalu menjadi jurumudi dalam setiap perjalanan dan pengoperasian Bus Damri ini untuk melayani masyarakat,” ungkap Engel Kocu. Usai mengguting pita, Bupati Engel Kocu kemudian coba menaiki bus, melihat fasilitas di dalamnya kemudian coba duduk di belakang kemudi.

Bupati juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Dinas Perhubungan Tambrauw yang bekerja keras mengoperasikan Bus Damri di wilayah Ambebaken Raya karena manfaat yang akan dirasakan masyarakat lebih besar ke depannya apalagi dari segi biaya, waktu perjalanan serta keamanan karena Perum Damri sendiri merupakan perusahaan pemerintah yang orientesinya bukan mencari keuntangan semata tetapi memberikan pelayanan murah kepada masyarakat lewat angkutan darat.

“Semoga keberadaan bus Damri ini di wilayah Amberbaken Raya bisa membantu masyarakat khususnya meningkatkan koneksitas dan mobilitas warga masyarakat. Dan dengan adanya bus Damri biaya akan jauh lebih murah dan terjaungkau,” ujar Bupati berharap masyarakat dapat menjaga keberdaan armada Damri di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kadis Perhubungan Tambrauw, Deky Rumbiak mengatakan sampai saat ini aknya telah mengupayakan pengadaan Bus Damri untuk melayani masyarakat di 4 titik yaitu usapor raya, Fef raya, Kebar raya serta Amberbaken. “Pengoperasian Bus Damri di Amberbaken Raya hari ini adalah titik terakhir. Dan Bus Damri ini akan melayani masyarakat di wilayah Amberbaken hingga ke Manokwari dengan biaya Rp. 50.000,- per orang. Kalo hanya sampai ke SP, Rp. 25.000,” ungkap Rumbiak.

“Jadi masyarakat bisa mengangkut hasil pertaniannya untuk dipasarkan, begitu juga dengan para pelajar dan masyarakat umum lainnya. Mudah-mudahan kehadiran Bus Damri ini memberi manfaat bagi masyarakat dalam mobilitasnya,” jelas Rumbiak lebih jauh sambil berhrap sinergitas dengan Perum Damri Sorong dapat terus ditingkatkan  khususnya  jika ada komplain dari masyarakat sebagai bentuk masukan untuk perbaikan pelayanan ke depan.

Kata Rumbiak, kebutuhan masyarakat akan pentingnya transportasi di wilayah Amberbaken Raya begitu besar sehingga Pemda Tambrauw melakukan MoU dengan pihak Perum Damri Sorong untuk menyediakan transportasi murah dan terjangkau bagi masyarakat. “Jadi pemerintah Tambrauw yang subsidi dan pengoperasiannya dilakukan sendiri oleh pihak Perum Damri. Untuk itu kami berharap sinergitas dapat terjalin dengan baik antara Dinas Perhubungan Provinsi,  Kabupaten, Perum Damri dan pihak kepolisian dan tentu dengan stakeholders lainnya seperti para kepala distrik, kepala kampung untuk menginformasikan kepada masyarakat perihal pengoperasian Bus Damri tersebut. Lebih dari itu, masyarakat juga menjaganya dengan baik,” tandas Rumbiak. (KN2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

15 − 4 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir