Minggu, April 21, 2024

Praktisi Hukum Desak Komnas HAM dan Komisi Disiplin PSSI Usut Dugaan Rasisisme terhadap Pelatih dan Pemain Bola Asal Papua

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia yang pernah meraih penghargaan internasional John Humphrey Freedom award Tahun 2005 di Canada, Yan Ch. Warinussy, SH mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dapat menyelidiki dugaan tindak rasisme terhadap pemain sepakbola Belitong FC asal Papua Rivaldo Wally dan pelatih Ardiles Rumbiak pada pertandingan babak 32 besar liga 3 melawan Persikota Tangerang di Stadion Benteng, Tangerang, Rabu (23/2) lalu.

“Perbuatan para suporter Persikota Tangerang yang terekam dalam video berdurasi 1 menit yang sudah viral tersebut dapat dijadikan sebagai alat bukti dan petunjuk guna menyelidiki dugaan adanya perbuatan rasis sebagai diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis,” tandas Warinussy, Senin (28/2/2022).

Kata dia, sebagai advokat dan pembela HAM di Tanah Papua, dirinya juga mendorong Komisi Disiplin PSSI untuk menyelidiki dugaan perbuatan rasisme yang dialami kedua pesepakbola asli Papua tersebut (Rivaldo Wally dan Ardiles Rumbiak).

“Hal ini tidak boleh dibiarkan berlalu begitu saja, karena sepakbola Indonesia perlu dibebaskan dari aksi rasisme dalam bentuk apapun, sehingga pemberlakuan sanksi tegas penting diambil, demi menyelamatkan sepakbola Indonesia sejak sekarang ini,” tandas Warinussy. (KN-2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

nine + twelve =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir