Jumat, Juli 19, 2024

Solusi Tuntutan Pengembalian 4 Distrik, Wilayah Mpur Dimekarkan Bersamaan dengan Provinsi PBD

SORONG, Kasuarinews.id – Tokoh Adat Suku Mpur, Kabupaten Tambrauw, Philips Marbuan, S. Th, mengatakan bahwa Pemekaran Provinsi Papua Barat Daya menyisahkan salah satu persoalan utama yaitu bergabungnya 4 distrik dari Kabupaten Manokwari dulu ke Provinsi Papua Barat Daya karena 4 distrik yang kini telah dimekarkan menjadi 11 distrik itu masuk dalam wilayah Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Tambrauw sendiri akan masuk dalam Provinsi Papua Barat Daya.
“Yang terjadi saat ini, Kabupaten Manokwari menghendaki 4 distrik itu dikembalikan, sedangkan kabupaten Tambrauw mau agar 4 distrik yang kini jadi 11 itu dimekarkan setelah pemerintah mencabut moratorium pemekaran daerah. Artinya, setelah provinsi PBD tertentuk, pemkab Tambrauw akan memekarkan 11 distrik yang ada di wilayah adat Mpur kemudian dikembalikan ke Provinsi Papua Barat. Jika masing-masing bertahan dengan prinsip seperti itu maka rakyat yang jadi korban,” ungkap Marbuan di Sorong, Rabu (8/9/2022).
Agar tidak menimbulkan konflik pada masyarakat akar rumput, Marbuan meminta kepada Pemerintah Pusat dan DPR RI agar memekarkan kabupaten Mpur yang terdiri dari 11 distrik bersamaan dengan pemekaran provinsi Papua Barat Daya. “Jadi pemekaran Provinsi PBD bersamaan dengan Pemekaran Kabupaten Mpur,” jelas Marbuan.
Hal itu dilakukan kata Marbuan karena dokumen pengusukan Kabupaten Mpur telah lengkap dan tahun 2019 telah diserahkan kepada Kemendagri.
Selain itu, sesuai dengan aturan yang berlaku, pengusulan pemekaran kabupaten Mpur hanya boleh dilakukan oleh Pemkab dan DPRD Tambrauw karena secara hukum wilayah 11 distrik itu ada di Kabupaten Tambrauw. “Kabupaten Manokwari tidak bisa usulkan karena 4 distrik yang kini jadi 11 distrik ada di wilayah Tambrauw. Itu sah secara UU. Kecuali UU itu diuji kembali melalui pengadilan,” tandas Marbuan. (KN1)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

three + nineteen =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir