Kamis, Mei 23, 2024

SSB Ransiki Boyong Juara 1 Turnamen Sepak Bola U-13 Tahun di Mansel

RANSIKI, Kasuarinews.id –  Sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Manokwari Selatan ikut bertanding di turnamen sepak bola U-13 (dibawah usia 13 tahun) memperebutkan Piala SSB Ransiki Cup I. Setelah babak penyisihan berlangsung beberapa lama, pada Selasa (10/5/2022) digelar laga final yang mempertemukan SSB Ransiki dan  Rajawali FC di lapangan Garuda Ransiki. Pada partai final, SSB Ransiki berhasil memboyobg juara 1 pada turnamen tersebut dan berhak memperolah piala bergilir, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta. Tim Rajawali FC yang merupakan runner up berhak atas  piala,  piagam dan uang pembinaan sebesar Rp. 3,5 juta. Juara 3 mendapat piala,  piagam dan uang pembinaan Rp. 3 juta. Sedangkan   juara harapan memperoleh piala,  piagam dan uang pembinaan Rp. 2,5 juta.  Dan pemain terbaik, top skorer serta kiper terbaik pun  mendapat piagam dan  dan uang pembinaan masing-masing Rp. 1 juta.

Kejuaraan sepabola ini disponsori oleh Charles Mandacan dan Ibu Eny Wandoki bekerjasama dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manokwari Selatan. Charles Mandacan usai laga final dan penyerahan hadiah kepada pemenang mengatakan, turnamen tersebut digelar dengan tujuan utama membangkitakan  kembali gairah sepakbola di Kabupaten Manokwari Selatan dengan menyasar para pemain belia dan muda.

“Jika mau jujur, begitu banyak potensi olahragawan dari kabupaten Manokwari Selatan, termasuk di cabang sepakbola. Namun selama ini, pembinaan sangat lemah terutama usia dini. Dengan kejuaraan ini, kami ingin memunculkan mutiara-mutiara sepakbola dari Mansel yang masih terpendam.  Selain itu, kesempatan untuk mengikuti kejuaraan juga minim. Maka sebagai anak asli Manokwari Selatan kami tergerak dan berkomitmen membantu pemerintah daerah untuk membangkitkan olahraga sepakbola di Mansel. Memang  selama ini banyak yang berharap kepada pemerintah daerah untuk menggerahkan olahraga. Namun berharap sama pemerintah daerah saja tidak cukup. Untuk memajukan olahraga termasuk sepakbola, butuh partisipasi semua pihak terutama pihak swasta,” ungkap Charles.

Lanjut Charles, saat ini pihaknya sedang berkonsentrasi untuk mengembangkan SSB usia dini di Ransiki. Artinya, dengan membina  dan membiasakan anak-anak sejak masih kecil mulai mengenal dan tahu teknik sepakbola yang baik dan benar maka ke depan anak-anak dapat berkembang dan mengasa kemampuannya dengan baik.

Lanjut Charles, setelah suskes  menggelar turnamen memperebutkan SSB  Ransiki Cup I, pihaknya juga sangat siap untuk menggelar pertandingan Liga III PSSI dan turnamen SSB Ransiki Cup II tahun berikutnya. “Jika SSB Ransiki Cup I hanya melibatkan tim dari Mansel, kami ingin agar pada turnamen berikutnya dapat melibatkan tim SSB dari daerah lain. Dan kami siap untuk itu,” terang Charles.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manokwari Selatan, Hengky Tan menegaskan bahwa PDI Perjuangan terutama DPC PDIP Mansel akan selalu mendukung persepakbolaan di Kabupaten Mansel terutama sepakbola usia dini yang memiliki tekad untuk mengembangkan bakatnya melalui sepakbola. Apalagi, kata dia, banyak pemain berbakat di Kabupaten Mansel tetapi tidak dibina dengan baik.

“Kenapa kita, DPC PDI Perjuangan  Mansel mau bekerjasama dengan saudara Charles Mandacan untuk menggelar turnamen sepakbola? Karena PDIP sebagai sebuah partai politik juga peduli memajukan olahraga terutama sepakbola dengan menyasar generasi muda. Selain untuk mencari bibit unggul dari cabang sepakbola, kita ingin, olahraga terutama sepakbola dapat menjadi perekat untuk membangun semangat kebhinekaan bagi seluruh warga masyarakat?,” tandas Hengky. (KN2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

3 × two =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir