Sabtu, Mei 18, 2024

Suku Besar Mpur, Kabupaten Tambrauw akan Gelar Musyawarah Adat Pilih Kepala Suku Besar

FEF, Kasuarinews.id – Tokoh Pemuda dan Intelektual Suku Mpur, Kabupaten Tambrauw, Harun Bonepay, S.Pd, M.Si mengatakan bahwa, dalam waktu dekat Suku Besar Mpur, Kabupaten Tambrauw akan menggelar Musyawarah Adat (Musdat).

“Saat ini kita sedang mempersiapkan dan mematangkan pelaksanaan Musdat suku besar Mpur, termasuk berkoordinasi secara terus menerus dengan pelbagai pihak terutama pemerintah daerah,” ujar Harun, Selasa (9/8/2022).

Kata Harun, Musdat nanti bertujuan utama untuk memilih kepala suku besar Mpur dan kepala suku Mpur pantai yang telah meninggal beberapa waktu lalu. “Kalo kepala suku besar Mpur Bapak. Hofni Ajoi tidak meninggal, Musdat ini tidak akan digelar. Nah, setelah kepala suku besar Mpur meninggal beberapa waktu lalu, kemudian  menyusul juga kepala suku Mpur pantai yaitu  Bapak Wellem Warijo. Jadi Musdat itu digelar untuk memilih kepada suku besar Mpur untuk menggantikan Bapak Hofni Ajoi dan kepala suku Mpur pantai menggantikan Bapak Wellem Warijo. Jadi dibuat satu paket. Dan yang ada saat ini adalah kepala suku Mpur Gunung Bapak. Paulus Ajambuani,” ungkap Harun.

Lanjut Harun, Musdat tersebut akan diselenggarakan oleh warga masyarakat suku Mpur yang berdomisili di Kabupaten Tambrauw. “Jadi kita suku Mpur yang ada di Tambrauw buat Musdat ini, bukan orang Mpur yang ada di luar baru ke Tambrauw buat Musdat karena ada kepentingan tertentu. Warga suku Mpur lainnya  yang ada di luar Tambrauw diharapkan bisa hadir  dan menyesuaikan diri,” terang Harun.

Dia juga mengatakan bahwa Musdat tersebut nantinya bebas dari kepentingan apapun termasuk kepentingan politik. “Jadi inti Musdat itu adalah pemilihan kepala suku. Tidak ada kepentingan politik dan kita tidak mau Musdat itu diboncengi dan digiring untuk kepentingan politik segelintir orang untuk Pilkada atau kepentingan politik lainnya. Sekarang, pembangunan di Tambrauw mulai berjalan dengan baik dan kita harapkan ke depan jauh lebih baik sehingga tidak boleh membuat perpecahan lagi dalam masyarakat,” tandas Harun. (KN2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

one × 4 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir