Sabtu, Mei 18, 2024

Tanam Padi di Distrik Prafi, SYL: Saatnya Papua Berkontribusi untuk Indonesia

MANOKWARI, Kasuarinews.id  – Dalam Kunjungan kerjanya (Kunker)  ke Manokwari, Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan penanaman padi dan pencanangan gerakan pengembangan pertanian di Kampung Desai, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat pada Selasa (25/10/2022).

Di Prafi, SYL  tidak hanya menanam padai. Mentan juga menyerahkan bibit dan pupuk kepada kelompok tani dan petani milenial di daerah Wapramasi, Kabupaten Manokwari

Menteri SYL dalam sambutannya mengatakan bahwa pertanian adalah salah satu sektor unggulan dan amat potensial  di Kabupaten Manokwari. Untuk itu, penanaman padi, kelapa sawit dan sejumlah komoditi pertanian harus terus didorong agar dapat menjadikan Papua sebagai salah satu lumbung pertanian nasional. Artinya, daerah lainnya dapat mengimpor bahan pertanian dari Papua.

Kata SYL, kementerian yang dipimpinnya akan terus memberikan dukungan dan bantuan bagi pengembangan pertanian di Papua Barat karena adanya semangat Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw, M.Si dan para kepala daerah di Papua Barat dalam upaya mendorong sektor pertanian dalam semangat gerakan pengendalian inflasi pangan (GNPIP) di Provinsi Papua Barat.

“Ini tanda-tanda baik untuk Papua Barat, setelah ini saya bertemu dengan para Bupati dan Wali Kota untuk mempersiapkan ketahanan pangan Papua Barat yang tentu saja berkontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional, hal ini sesuai dengan perintah Bapak Presiden agar pertanian harus betul-betul bisa menjadi bantalan ekonomi dan kehidupan bagi masyarakat di daerah ini,” ungkap SYL.

“Banyak permintaan yang disampaikan Pak Bupati Manokwari dan sepanjang kita mampu dari pusat karena sudah ada perintah Bapak Presiden untuk memaksimalkan upaya pertanian di Papua Barat, pasti kita lakukan,” ungkap Mentan.

Untuk itu, dia mengajak Pemerintah Provinsi Papua Barat membuka pabrik sagu dan mendapat respon positif dari pemerintah setempat. “Sagu merupakan pangan lokal yang segera kita sikapi, kami susun konsepnya bersama Pj Gubernur untuk dalam waktu dekat kita wujudkan,” ujarnya. Hadir dalam kegiatan penanaman padi ini Bupati dan Wali Kota se-Papua Barat, forkopimda Papua Barat serta masyarakat kelompok tani di dataran Wapramasi. (KN3)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

fourteen + nineteen =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir