Jumat, April 19, 2024

Usai Dilantik sebagai Wabup Maybrat, Markus Jitmau Kembali ke ‘Kandang Banteng’ Untuk Bersyukur

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Usai dilantik sebagai wakil bupati Maybrat oleh Gubernur Papua Barat pada Jumat (8/4/2022), Markus Jitmau kembali ke ‘kandang Banteng’ (Sekretariat DPD PDIP Papua Barat) untuk mengucap syukur dalam sebuah jamuan kasih sederhana yang dihadiri pengurus DPD PDI Perjuangan Papua Barat, kaum keluarga dan sahabat kenalan.

Dalam sambutan singkatnya, Markus Jitmau menuturkan, dirinya tidak dapat menggambarkan sukacita yang dialaminya saat ini. “Apa yang saya alami dan rasakan saat ini, mungkin tidak dialami oleh orang lain. Untuk itu, tidak ada kata yang tepat selain ucapan syukur  dan terima kasih,” ujar Markus yang berkomitmen akan berusaha selalu menjadi berkat bagi orang lain.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada partai yang telah memberi kepercayaan kepadanya untuk mengemban tugas mulia tersebut. “Saya ini adalah petugas partai yang siap melaksanakan apapun yang diperintahkan partai. Dan hari ini, saya sudah laksanakan perintah partai hingga dilantik. Partai sudah kasih tugas dan perintah dan saya jalankan hingga pelantikan. Dan setelah pelantikan maka saya sadar diri untuk kembali ke ‘markas besar’ untuk tunjukan itu. Saya jadi seperti ini karena perintah partai sehingga sudah selayaknya saya kembali lagi ke partai,” ujar Jitmau yang juga menyampaikan terima kasih kepada pelbagai pihak yang telah membantunya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Markus  Waran kepada awak media usai pelantikan meminta agar Markus Jimtau agar dapat mengabdikan seluruh jiwa dan raganya untuk bangsa dan negara terutama untuk masyarakat Maybrat. “Markus Jitmau adalah kader murni PDI Perjuangan yang telah dilantik sebagai wakil bupati Maybrat. Untuk itu, saya minta agar dapat menjalanaan tugas dengan mengabdikan diri secara total untuk melayani masyarakat Maybrat meski sisa masa jabatan hanya 4 bulan,” tandas Markus Waran.

Waran juga meminta agar sebagai wakil bupati, Markus Jitmau dapat optimal membantu bupati dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan serta pembinaan kepada masyarakat. “Sampai saat ini kita semua tahu bahwa situasi di Maybrat banyak warga yang masih berpindah-pindah. Untuk itu, wakil bupati harus bekerja optimal membantu bupati dan pihak lainnya agar dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar masyarakat dapat beraktivitas seperti semula,” ujar Waran.

Soal waktu pelantikan  yang begitu lama, Waran mengatakan itu sesuatu yang sangat lumrah dan biasa dalam politik. “Soal waktu pelantikan yang lama, itu hal yang sangat biasa karena ada tarik menarik kepentingan. Dan itu sangat biasa. Memang dalam politik segala sesuatu tidak berjalan mulus karena mempertimbangkan banyak hal untuk menyelaraskan pelbagai kepentingan termasuk di  daerah,” ungkap Waran. (AN)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

12 − three =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir