Kamis, Mei 23, 2024

Waterpauw Akan Tunjuk Plt Isi Kekosongan Jabatan Dua Kadis Yang Tersandung Kasus Hukum

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw akan menyiapkan pelaksana tugas atau pelaksana harian untuk mengisi kekosongan jabatan dua orang kepala dinas yang tersandung kasus hukum.
Dia menyebut siapapun yang berhadapan dengan hukum, harus bertanggungjawab dan menaati itu.

“Kita hidup di negara hukum. Kalo melanggar, ya harus bertanggung jawab terhadap hukum,” tegasnya kepada awak media, Selasa (8/11).

Kata Waterapuw, pihaknya akan segera menggelar rapat dalam waktu dekat untuk membahas semuanya itu dan dari rapat itu akan ditunjuk pelaksana tugas atau pelaksana harian.

Diketahui, dua kepala dinas yang tersandung kasus hukum adalah Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Agustinus Kadakolo. Dia kini ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi fiktif pengadaan tiang pancang dermaga Yarmatum di Kabupaten Teluk Wondama.

Selanjutnya, Selasa (8/11) Penyidik Polresta Manokwari menetapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat, Hans L Mandacan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap tiga perempuan. Usai ditetapkan tersangka, Hans langsung ditahan di rutan Polresta Manokwari.

Sementara itu Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom membenarkan bahwa Kadis Pora Papua Barat telah ditahanĀ  dalam kasus penganiyaan. “Iya, yang bersangkutan di tahan dalam kasus penganiayaan,” ungkap Kapolres.

Penahanan pertama, jelasĀ Parasian,Ā ditetapkan 20 hari ke depan terhitung hari ini setelah penyidik melakukan penahanan. HML ditahan di Rutan Polresta Manokwari.

Diberitakan sebelumnya dugaan penganiayaan itu terjadi, Kamis (27/10) di sela-sela pelepasan atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Dua korban di antaranya adalah stafnya sendiri.

Berdasarkan tanda bukti terima laporan Nomor:TBL/B/807/X/2022/SPKT/Polres Manokwari/Polda Papua Barat, Meiske selaku Pelapor, menerangkan bahwa penganiayaan itu terjadi di Asrama Atlet PPLP Papua Barat di Kampung Susweni, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari.

Saat itu, pelapor mendatangi terlapor disela sela acara pelepasan atlit Popnas Papua Barat untuk menanyakan suatu hal. Terlapor lalu mencekik lehernya. Korban Lainnya, Ema Ronsumbre yang hendak melerai didorong oleh terlapor hingga jatuh pingsan. Merry Candra, Korban lainnya yang juga hendak melerai ikut dipukul pada bagian telinga sebelah kiri. (KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

two × three =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir