Sabtu, Juli 20, 2024

DPD PDI Perjuangan Papua Barat Gelar Rapat Pleno Bacaleg 2024

MANOKWARI, Kasuarinews.id – DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat pada Sabtu (18/2/2023) menggelar rapat pleno Bakal Calon Legislatif (Bacaleg)  2024 yang akan diusung oleh partai. Rapat pleno ini mencakup Bacaleg ini yang diusulkan melalui 7 DPC PDI Perjuangan se-Papua Barat dan Bacaleg untuk DPR Provinsi, DPR RI dan DPD RI. Rapat yang digelar di Kantor Sekretariat partai ini dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Markus Waran, ST, M.Si dan dihadiri oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Papua Barat dan staf sekretariat DPD termasuk Sekretaris DPC PDIP Manokwari.

Markus Waran mengatakan rapat pleno tersebut merupakan salah satu bentuk konsolidasi yang dilakukan partai yang sesuai dengan instruksi DPP partai untuk menghadapi Pemilu 2024. “Instruksi DPP partai beberapa waktu lalu sudah sangat jelas bahwa untuk proses pencalegan anggota dewan, harus disiapkan sebanyak 120 persen dengan tetap memperhatikan kuota perempuan 30 persen. Misalnya, jika kursi DPRD Manokwari ada 25 orang maka Bacaleg yang disiapkan harus 120 persen dari jumlah itu. Dan pleno hari ini untuk mengecek secara detail baceleg yang sudah dimasukan oleh setiap DPC, termasuk dari DPD dan kemudian akan melakukan pemetaan untuk mengetahui peluang keterpilihan bacaleg yang diusulkan,” jelas Waran.

Dari pemaparan yang disampaikan kata Markus Waran, Bacaleg yang diusulkan dari setiap DPC maupun DPD hampir mendekati final. “Dari target 120 persen yang disampaikan DPP, hampir semua DPC memenuhinya. Dengan menggelar pleno bacaleg sambil melakukan evaluasi dan melihat setiap peluang di depan, kami optimis akan menambah perolehan kursi di baik di DPRD kabupaten maupun provinsi,” tandas Waran.

Lanjut Waran, Bacaleg yang diusulkan dan direkomendasikan baik oleh DPC maupun DPD akan dibawah oleh DPD ke DPP di Jakarta. “Jadi intinya, DPC dan DPD hanya membuka pendaftaran bacaleg dan hal itu telah dilakukan beberapa waktu lalu. Bacaleg itu juga telah mengikuti ujian psikotes yang diselenggarakan DPP. Sampai di situ saja tugas DPD dan DPC. Untuk menentukan seseorang sebagai Caleg adalah hak sepenuhnya dari DPP partai di Jakarta dengan mempertimbangkan sejumlah hal dan tidak dapat diintervensi oleh siapapun juga,” tandas Waran.

Terkait target ke depan, Markus Waran tidak ingin berandai-andai. “Kita tidak mau pasang target yang muluk-muluk. Perintah Ibu ketua umum sangat jelas. Turun ke masyarakat dan lakukan kerja-kerja partai yang dapat menjangkau rakyat kecil. Tinggal dan berbaur dengan rakyat kecil. Itulah yang kita kerjakan saat ini. Yang pasti Manokwari adalah ibukota Provinsi Papua Barat dan menjadi barometer dalam segala hal termasuk barometer politik. Jika kita kuasai Manokwari maka daerah lainnya juga akan menjadi ikutan di belakangnya. Itu saja,” tandas Waran sambil meminta seluruh pengurus, kader dan Bacaleg PDI Perjuangan di Papua Barat terus merapatkan barisan, bergerak cepat dan tepat dengan selalu berpikir positif untuk melakukan kerja-kerja politik yang mensejahetrakan rakyat. (KN4)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

four × three =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir