Sabtu, Mei 18, 2024

DPD WKRI Papua Barat Gelar Konferda II Pilih Pengurus Baru

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Dewan Pengurus Daerah Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Provinsi Papua Barat pada Sabtu (11/3/2023) menggelar Musyawarah Daerah II di salau satu hotel di Manokwari. Konferda yang mengusung tema, “Peran Perempuan Mewujudkan Kesejahteraan Bersama dalam NKRI,” berujuan untuk memilih kepengurusan baru terutama Ketua.
Uskup Manokwari Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega dalam sambutannya meminta anggota WKRI menggunakan forum terhomat tersebut untuk memilih kepengurusan definitif.
“Saya harap ibu-ibu WKRI stop cerewet. Gunakan forum terhormat ini untuk memilih pengurus yang bermartabat yang dapat memperjuangkan martabat perempuan dn seluruh kepentingan anak bangsa,” ujar Datus Lega menambahkan WKRI harus memberi sumbangan yang berarti bagi pembangunan manusia Pancasila ke depan. Yustina Rostiawati, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) mengatakan Konferda ini merupakan langkah penting organisatoris demi memajukan WKRI di daerah Papua Barat.
“WKRI kini berusia 99 tahun yang didirikan dengan nama Pusara Wanita Katolik Indonesia dan bulan Juni tahun depan WKRI akan merayakan satu abad WKRI di Indonesia.
Sejak tgl 22 Desember tahun 1928 bersama Aisya, ibu-ibu perhimpunan Taman siswa memprakarsai konggres Wanita Indonesia yang pertama. Akhirnya Presiden Soekarno menetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari perempuan Indonesia.
Intinya, WKRI berjuang untuk perempuan agar dapat terbebas dari buta huruf, korban KDRT, penikahan dini serta kerja paksa di pabrik rokok jaman Belanda dulu.
Harapan WKRI itu sederhana saat itu sebab ketika anak perempuan itu mendapat pendidikan yang baik maka keluarga mereka akan lebih sejahtera,” ujarnya.
Pj. Gubernur Provinsi Papua Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur DR. Niko Tike mengatakan Konferda ke II WKRI ini dapat memilih pengurus baru di Papua Barat sebagai wadah resmi yaitu tempat berhimpun segenap wanita Katolik Republik Indonesia di Provinsi Papua Barat.
Gubernur meminta agar semua dinamika dalam forum ini bisa dilaksanakan dengan musyawarah mufakat demi kebaikan bersama.(KN2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

fifteen + 17 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir