Minggu, Juli 21, 2024

Kembalikan Bekas ke DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Ini Alasan Obet Ayok Maju ke DPR RI

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Tokoh masyarakat Manokwari, Obet Ayok beberapa hari lalu telah mendaftarkan diri maju sebagai bakal calon anggota DPR RI melalui PDI Perjuangan di Kantor DPC PDIP Manokwari. Setelah melakukan pendaftaran secara online, pada Senin (26/9/2022) Obet Ayok dihantar oleh timnya secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran tersebut ke kantor DPD PDI Perjuangan Papua Barat. Kehadiran Obet Ayok dan rombongan disambut Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon anggota DPR DPD PDIP Mateus Manteng, ST dan sejumlah pengurus DPD PDIP lainnya.

Mateus Menteng pada kesempatan ini mengatakan bahwa proses penjaringan yang dilakukan merupakan instruksi langsung dari DPP PDI Perjuangan untuk melakukan penjaringan bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR RI dan DPD RI. “Tugas tim hanyalah melakukan proses penjaringan. Setelah itu, panitia penjaringan akan menyerakan nama-nama bakal caleg itu kepada DPD PDIP Papua Barat dan diteruskan ke DPP di Jakarta. Yang menentukan seseorang menjadi caleg adalah DPP dengan mempertimbangkan sejumlah hal,” ujar Menteng menambahkan bahwa proses penjaringan bakal caleg dari PDIP dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan akan berakhir pada Selasa 27 September 2022.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Jefry Reimas mengatakan bahwa setelah proses penjaringan bakal caleg dari PDIP  maka pada bulan Oktober seluruh bakal caleg akan mengikuti tes tertulis yang akan dilakukan oleh DPP dengan menggandeng sebuah lembaga independen untuk menilai kelayakan seseorang untuk dicalonkan. “Jadi layak tidaklnya seseorang diusung oleh PDIP tergantung dari hasil tes nanti. Tes seperti itu tidak hanya diikuti oleh bakal celeg tetapi juga oleh calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada,” ujar Jefry.

Sementara itu, Obet Ayok pada kesempatan ini mengatakan motivasinya untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI terutama karena dirinya terpanggil membangun Papua Barat. “Kalo pikir-pikir, umur saya sudah 65 tahun. Saya mau cari apa lagi. Namun setelah memikirkan cukup lama dan mendapat masukan dari pelbagai pihak, saya terpanggil kembali untuk maju sebagai anggota DPR RI karena ada pekerjaan rumah besar yang sampai saat ini belum dituntaskan, terutama pemberayaan orang asli Papua dari sisi politik,” tandas Obet yang juga merupakan tokoh pejuang pemekaran Provinsi Papua  Barat.

Menurut Obet, sejak provinsi Papua Barat dimekarkan, sampai saat ini pemberdayaan OAP dalam bidang politik masih sangat lemah. “Contoh kongkritnya, yang ada di DPR RI saat ini umumnya bukan orang asli Papua,” ungkap Obet.

Soal pilihannya ke PDI Perjuangan, Obet yang telah mengundurkan diri dari Partai Nasdem sejak bulan Februari 2022 lalu mengatakan, pilihannya ke PDIP karena visi PDIP sendiri yang merupakan rumah besar bagi kaum nasionalis yang sangat sesuai dengan dirinya. “Saya juga berutang kepada Ibu Megawati Soekarnoputri yang saat menjadi Presiden RI. Beliaulah orang pertama yang punya andil sehingga Provinsi ini dapat ada. Semua rakyat di Papua Barat harus tahu hal itu bahwa tanpa Megawati, Provinsi Papua Barat tidak pernah akan ada,” tandas Obet yang berkomitmen akan membesarkan PDIP di Papua Barat. (KN5)

 

 

.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

3 × five =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir