Sabtu, Mei 18, 2024

Kisah Reva, Korban Selamat dari Kekejaman Serangan KKB di Ruas Jalan Moskona-Maybrat

MANOKWARI, Kasuarinews.id –  Dewi Manise atau lebih dikenal dengan nama Reva (28 tahun),  salah satu pekerja proyek yang bertugas sebagai juru masak korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di  ruas jalan Moskona-Maybrat pada Kamis, 29 September 2022 di wilayah Kampung Majinik ke arah Moskona Utara akhirnya selamat dan ditemukan pada Minggu (2/10/2022) siang. Akibat serangan keji dari KKB tersebut, 4 dari 14 pekerja itu tewas, 9 orang berhasil melarikan diri dimana salah seorang tertembak di lengan kanan sedangkan Reva hilang dan baru ditemukan  pada Minggu (2/10/2022). Ia ditemukan dalam keadaan selamat meski sejujur tubuhnya memar dan luka-luka.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K., M.H mengatakan, penemuan saudari Reva itu sesuai dengan hasil konfirmasi kepada Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar, S.I.K., M.H.

“Informasi dari Kapolres Teluk Bintuni dan sudah dihubungi Dandim 1806/ Bintuni bahwa saudari Dewi Manise (Reva) yang merupakan juru masak dalam proyek pembangunan jalan Teluk Bintuni-Maybrat telah ditemukan dalam keadaan selamat,” jelas Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi lewat siaran pers pada Minggu (2/10/2022) sore.

Kombes Adam kemudian menjelaskan kronologi ditemukannya Reva. “Jadi penemuan saudari Reva berawal ketika Marinus Orocomna, salah seorang warga Kampung  Istewkim melapor ke Pos Meyerga bahwa ada seorang perempuan korban serangan KKB berada di rumah Barnabas Orocomna, Kampung Inokra. Mendapat laporan tersebut, Danpos Meyerga Kapten Inf Setyo Adi Nugroho langsung memerintahkan agar korban dibawa ke Pos Meyerga untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dan tiba di Pos TNI Meyerga, Tenaga kesehatan Pos TNI Meyerga yaitu Praka Herry Prasetyo dan Praka Asep Kukuh Riyanto langsung memeriksa kondisi korban yang mengalami luka memar di sekujur tubuh dan dilutut kaki kanan bengkak yang disebabkan terjatuh saat korban menyelamatkan diri,” terang Kombes Adam Erwindi menambahkan usai menjalani pemeriksaan kesehatan, Reva kemudian dibawah dari Meyerga ke Bintuni dengan pengawalan ketat personil TNI dan diterima oleh Tim Ditrreskrimum Polda Papua Barat yang dipimpin Dirreskrimum Kombes Pol Novia Jaya, S.H., M.M.

Adam pun mengisahkan bahwa saat kejadian,  Reva saat itu  berada dalam mobil truk dan duduk di kursi bagian depan, persisnya di samping sopir truck. “Pada saat diserang KKB,  Reva melompat dari mobil. Karena mengalami cidera bagian lutut kiri dan kanan, Reva tidak mampu melanjutkan perjalanan dan akhirnya temannya mendorong dia ke tebing untuk menyelamatkan diri. Kemudian dia masuk  dalam kubangan lumpur menghilangkan jejak sehingga KKB tidak melihatnya. Dan pada malam hari Reva  keluar dari kubangan lumpur kemudian berjalan kaki, dalam keadaan luka sampai di kampung Mayerga dan diselamatkan oleh masyarakat dan dilanjutkan dilaporkan di Pospam TNI Mayerga,” terang Kombes Adam. (KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

five × 5 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir