Sabtu, April 20, 2024

Polisi Kejar Terduga Pelaku Percobaan Rudapaksa terhadap Seorang Bidan di Amban Pantai

MANOKWARI, Kasuarinews.id  – Jajaran Kepolisian dari Polsek Amban, Polresta Manokwari terus mengejar seorang terduga pelaku percobaan rudapaksa di Komplek Petrus Kafiar, Amban Pantai, Distrik Manokwari Utara. Kapolsek Amban AKP Juman Simanjuntak  kepada awak media pada Senin (30/1/2023) di Polresta Manokwari mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku. “Pelaku percobaan rudapaksa memang belum ditemukan, tapi kami telah mengantongi identitasnya,” ungkap Juman Simanjuntak menambahkan sejumlah personil telah  dikerahkan untuk mengejar pelaku. “Kalau korban percobaan rudapaksa berinisial ESP berusia 24 tahun. Kejadiannya di Komplek Petrus Kafiar, Amban Pantai. Untuk pelaku sendiri dia berinisial IH. Untuk mengejar terduga pelaku berinsial IH kita libatkan seluruh jajaran termasuk Polresta Manokwari,” tandas Juman.

AKP Juman Simanjuntak juga menyebut, hingga kini pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga terduga pelaku untuk menciptakan situasi yang tetap kondusif. Sebab dari keterangan awal korban dan hasil penyelidikan, benar saja terduga pelaku yang kini sudah menjadi target dari pihak kepolisian. Namun lagi-lagi, etika baik dari keluarga sangat diharapkan oleh Polisi, guna penyelesaian kasus tersebut.

“Kita juga sedang koordinasi dengan tokoh masyarakat dan keluarga terduga pelaku. Kita berharap ada kerjasama yang baik, agar kita tuntaskan masalah ini,” ujar Kapolsek. Sebelumnya, diketahui IH melakukan aksi percobaan rudapaksa terhadap ESP sekitar pukul 09.00 WIT, Minggu (29/1/2023). Sementara, informasi ke Polsek Amban sekitar 09.30 WIT. “Pelaku IH ini dia melakukan percobaan rudapaksa disertai dengan kekerasan terlebih dulu,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan informasi dari seorang warga,  saat itu, korban berinsial ESP sedang duduk di depan gereja Adven. Kemudian pelaku mendatangi korban dan langsung mendekap mulut korban serta mencekik leher dan menarik korban ke arah arah samping gereja lalu membanting korban ke samping parit gereja. Pelaku kemudian berusaha membuka pakaian dan celana korban dan hendak melakukan pemerkosaan, namun saat itu dilihat oleh warga bernama Silas Wutoy kemudian  berteriak hingga membuat pelaku takut langsung melarikan diri. (KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

two × 4 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir