Sabtu, Juli 20, 2024

Vakum Akibat Pandemi, Pawai Seni Budaya Papua dan Nusantara Kembali Digelar Pekan Ini

MANOKWARI, Kasuarinews.id– Setelah vakum hampir 2 tahun sejak tahun 2019 akibat pendemi Covid-19, kegiatan pawai seni budaya Papua dan Nusantara dalam rangka hari Seni Budaya Papua akan kembali di gelar di Manokwari. Kesepakatan ini tercapai dalam rapat yang digelar Dinas Kebudayan dan Pariwisata Papua Barat sebagai penanggungjawab dengan para kepala suku Papua dan Nusantara pada Sabtu (5/2/2022) di hotel Bandara.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayan dan Pariwisata Papua Barat, Yance Klagifi yang hadir dalam pertemuan dengan para kepala suku mengatakan bahwa kegiatan pawai seni budaya pada 2 tahun terakhir memang tidak digelar akibat pandemi Covid-19. “Kami banyak mendapat pertanyaan dari para kepala suku dan pegiat seni mengapa pawai seni budaya sudah tidak digelar. Itu terjadi karena kita sedang dilanda wabah Covid-19 sehingga untuk sementara pawai itu tidak dapat digelar. Dan kami sudah upayakan agar tahun ini dapat digelar. Dan pertemuan sore hari ini bersama dengan para kepala suku untuk mendapat masukan soal kegitan pawai budaya tersebut,” ujar Yance.

Kata dia, pawai seni budaya Papua dan Nusantara merupakan salah satu elemen  penting karena merupakan salah satu sarana untuk mempersatukan seluruh warga masyarakat di Manokwari yang memiliki latar belakang budaya, suku, dan agama yang berbeda.  “Pawai seni budaya tahun ini merupakan momentum kebangkitan bersama untuk melawan Covid-19. Lewat pawai seni budaya, kita ingin membangkitkan rasa cinta akan budaya sendiri sambil berusaha memperkaya dan mengenal budaya suku lainnya sehingga menjadi suatu kekayaan bersama. Dari sana kita memangun semangat persaudaraan karena kita semua adalah satu keluarga,” ungkap Yance menambahkan pawai tersebut rencanya akan digelar pada hari Selasa atau Rabu pekan ini.

Para kepala suku yang hadir dalam pertemuan tersebut akhirnya mencapai kata sepakat agar pawai seni budaya tetap digelar dengan mematuhi protokol kesehatan. “Pawai seni budaya itu sangat penting untuk membangun persaudaraan sebagai sesama anak bangsa serta memupuk semangat cinta akan budaya nusantara,” ujar Kepal Suku Biak Petrus Makbon. (Omar)

 

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

nine − eight =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir