Kamis, Mei 23, 2024

Sekda Mansel Sebut Korupsi Paling Besar Terjadi di Bagian Perencanaan Anggaran

RANSIKI, Kasuarinews.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari Selatan, Dr. Hengky Tewu saat menyampaikan amanah  pada apel di hadapan ASN di lingkup Pemkab Mansel, Jumat (2/12/2022) mengatakan bahwa korupsi paling besar terjadi di areal perencanaan anggaran saat penyusunan APBD.

Hal ini dikatakan Hengky Tewu karena beberapa waktu lalu dirinya baru selesai mengikuti kegiatan yang diselenggarakan KPK di Bali yang juga mengundang sejumlah perangkat  daerah.

“Yang ikut kegiatan itu macam-macam. Ada Sekda, PTSP, BKD, Inspektorat dan lainnya. Saat itu, KPK mengatakan bahwa ada 8 areal intervensi pencegahan korupsi terhadap pemerintah daerah. Dan 8 areal itu adalah perencanaan anggaran, dana hibah dan bansos, pajak dan retribusi, pengadaan barang dan jasa, sektor perizinan, tata kelola dana desa, manajemen aset, dan jual beli jabatan. Maka mohon cermati baik-baik delapan area ini. Dari 8 areal itu, korupsi paling besar ada di perencanaan anggaran. Untuk itu, perencanaan anggaran di Mansel harus baik dan benar. Di bagian asset juga terjadi korupsi misalnya, asset pemerintah dipakai secara pribadi. Itu sudah korupsi,” tegas Sekda.

Kata Hengky, dalam kegiatan itu PTSP, Inspektorat dan Badan Kepegawaian juga diundang untuk ikut serta serta. “Kita bisa bertanya-tanya, mengapa BKD juga ikut karena di area itu juga rawan korupsi. Misalnya, kemarin ada kepala daerah ditangkap KPK dan ditetapkan sebagai tersangka karena saat seleksi jabatan menerima uang pelicin atau sogok. Insepktorat juga terlibat karena bagi KPK, lebih baik korupssi  itu dicegah daripada orang sudah terlibat. Untuk itu, saya minta pengelolaan keuangan harus benar-benar baik dan benar. Misalnya soal SPJK harus dikerjakan dengan baik, termasuk SP2D yang di bank harus segera dicarikan. Jangan melakukan pencarian berlang-ulang,” ujar Hengky mengingatkan.

Sekda Hengky Tewu ke depannya berharap kepada OPD terkait untuk lebih optimal lagi dalam pencapaian aksi KPK sehingga seluruh target yang ditetapkan tercapai. “Terpenting adalah aksi pencegahan korupsi benar-benar diterapkan sehingga tidak ada celah untuk melakukan tindakan korupsi di Kabuatpen Manokwari Selatan di 8 area itu. Harus diiingat bahwa godaan korupsi sangat tinggi, hanya butuh 1 menit menentukan langkah korupsi atau tidak. Untuk itu, kuatkan iman, komitmen dan integritas sebagai ASN untuk tidak korupsi dengan hanya melaksanakan tugas sesuai aturan dan peraturan berlaku,” tukas Sekda sambil berharap agar seluruh ASN di Mansel dapat terus menjaga kesehatannya karena menjeleng akhir tahun atau di bulan Desember, pekerjaan begitu padat. “Agar kita optimal bekerja apalagi di bulan Desember dengan pekerjaan yang begitu padat,  kita harus sehat. Untuk itu harus jaga kesehatan dengan cara terus memperjuangkan hidup sehat. Jadi kesehatan harus diperjuangkan tentu juga diiringi doa,” ungkap Hengky Tewu. (KN2)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

10 − 7 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir