Senin, Juni 17, 2024

Anggota TNI Jadi Petugas Keamanan di RSUD Wondama, LP3H: Ombudsman Harus Turun Tangan

MANOKWARI, Kasuarinews.id – Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Ch. Warinussy, SH saat berkunjung ke Wasior beberapa hari lalu telah menemukan fakta dan data bahwa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs.A.H.Torey, Rasiei-Wasior terdapat sejumlah anggota TNI yang menjadi Petugas Keamanan.
“Hal ini cukup menarik sekaligus agak aneh, karena RSUD tersebut sesungguhnya merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sehingga sesuai ketentuan yang berlaku seharusnya RSUD Drs.A.H.Torey di Rasiei-Wasior dapat diamankan oleh tenaga pengaman lokal seperti satpam atau polisi pamong praja (Satpol PP),” ungkap Warinussy dalam keterangan persnya, Rabu (19/10/2022).
Kata Warinussy, menurut keterangan yang diperoleh dari seseorang mantan petugas medis di RSUD Wasior tersebut bahwa para petugas TNI yang bertugas ini belum jelas didasarkan surat permintaan dari Bupati Kabupaten Teluk Wondama? Ataukah memang ada Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang mengikat.
“Tapi menurut mantan petugas tadi bahwa Direktur RSUD Drs.A.H.Torey Dr.Yoce yang “meminta” agar anggota TNI tersebut bertugas sebagai pengamanan pada RSUD Wasior tersebut,” jelas Warinussy.
Rupanya hak tersebut, lanjut Warinussy sempat membuat resah banyak pengunjung rumah sakit yang merasa tidak nyaman. “Menurut pandangan saya perlu adanya pemantauan dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat terhadap hal ini, untuk mengetahui apakah ada mal administrasi yang terjadi dalam tindakan menghadirkan pengamanan umum dari TNI terhadap fasilitas Rumah Sakit Sipil di Kabupaten Teluk Wondama tersebut,” tandas Warinussy. (KN5)

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

18 + 4 =

- Advertisment -spot_img

Berita Terakhir